SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

tradisi 3,7,100,dan 1000 setelah kematian seseorang


Ikhwan (Magelang, JawaTengah)
2 years ago on Fiqih

Assalamualaikum Maubertanya pak apakah hukum tradisi memperingati 3,7,100, dan 1000 hari bagi seorang muslim yang telah wafat menurut islam? Terimakasih. Wassalamualaikum
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

Waalaikumussalam wa rahmatullahi wa barakatuhu

Kami belum mendapati dalil yang tegas dan shahih untuk peringatan kematian di hari-hari tersebut, sebaliknya yang kami dapati adalah fatwa bermasalah nya peringatan kematian di hari ke 40 dan ketika berlalu 1 tahun. Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Ulama yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi,"Orang-orang di Mesir khususnya ketika sampai pada hari empat puluh kematian seseorang mereka melakukan acara, meskipun sudah jelas ini adalah bidah Firaun. Intinya keluarga yang ditinggal ini akan mengumpulkan para syekh dan penghafal Alquran untuk membaca Alquran seluruhnya. Inilah yang disebut dengan khataman, dan akhirnya para pembaca itu makan makanan yang enak dan mengambil upah yang banyak dari keluarga orang yang meninggal. Orang-orang ini melakukan hal yang serupa saat genap setahun dari kematian orang yang meninggal. Apa pendapat yang benar tentang bacaan tersebut? Apakah pahalanya sampai kepada orang yang meninggal? Apa hukum mengambil upah dari membaca itu? Apakah uang itu haram? Apa hukum mengambil bayaran atas bacaan Alquran secara umum?

Mereka menjawab," Berkumpul di hari keempat puluh kematian seseorang adalah bidah. Membaca Alquran atau apa yang disebut dengan khataman adalah bidah juga. Makanan yang mereka makan serta upah yang mereka terima hukumnya haram. Demikian juga dengan peringatan tahunan untuk orang meninggal diharamkan sebagaimana peringatan ini. Tidak boleh mengambil upah karena membaca Alquran, sebab membacanya adalah ibadah mahdhah. Semua perbuatan itu dan mengambil upah dari membaca Alquran hukumnya tidak boleh dilakukan. Adapun mengambil upah sebab mengajarkan Alquran dan meruqyah dengan Alquran hukumnya boleh. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, "Para ulama telah sepakat bahwa mengambil upah karena membaca Alquran adalah haram berdasarkan pendapat seluruh ulama, tidak ada pertentangan di antara mereka dalam masalah ini".

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota
Abdullah bin Ghadyan selaku anggota
Abdurrazzaq `Afifi selaku wakil Ketua Komite
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Selaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 9/73-74 Pertanyaan Ketiga dari Fatwa Nomor (6167 )

 

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com