SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Tidak Peroleh Restu Karena Usia


Akhwat (Kalimantan Timur)
4 years ago on Keluarga

Assalamualaikum, Saya seorang perempuan yang sudah 2th menjalin hubungan dengan rekan kerja. Hubungan kami mengalami naik turun (putus-sambung). Hal ini karena kekasih Saya usianya lebih muda 4th, sedangkan Ibu kekasih Saya sangat menentang hal ini. Padahal hubungan kami sudah terlalu jauh. Kami pun melakukan zina. Hingga akhirnya, Kekasih memutuskan hubungan dg Saya dan mematuhi perkataan Ibunya. Saya sangat terpukul dg keputusan Kekasih. Dan Saya bertekad untuk memperoleh kembali Kekasih Saya & meluluhkan hati keluarga Kekasih dengan bertaubat & berdoa. Bagaimana cara meluluhkan hati keluarga Kekasih Saya, sedangkan keluarganya sangat membenci Saya dan tidak mau bertemu dengan Saya? Apakah doa yang bisa Saya amalkan dari jauh, setelah bertaubat agar keluarga & kekasih luluh hatinya dan berkenan menemui Saya kembali?
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Dalam hukum pernikahan Islam usia wanita yang lebih tua dibanding laki-laki bukanlah merupakan penghalang keabsahan pernikahan. Namun dalam kasus anda, yang perlu anda perhatikan adalah anda harus bertaubat dengan sungguh-sungguh dari perbuatan pacaran dan zina karena pacaran serta zina merupakan perbuatan dosa. Silahkan melihat pembahasan sebelumnya di http://www.salamdakwah.com/pertanyaan/5328

Apabila anda sudah bertaubat maka anda akan tahu bahwa tidak layak menyebut laki-laki itu sebagai kekasih karena dia belum halal bagi anda, anda pun harus memutuskan hubungan pacaran dengan dia. Kirimkanlah kepada laki-laki itu  maklumat tentang hukum Islam dalam masalah pacaran dan zina serta pentingnya menuntut ilmua agama dan menerapkannya.

Apabila anda sudah bertaubat dengan sungguh-sungguh sedangkan dia masih belum bertaubat maka anda belum boleh menikah dengannya sebagaimana kami sebutkan di pembahasan di link yang tertera sebelumnya.

Bertaubatlah kepada Allah ta'ala didasari ikhlas dan bukan karena laki-laki itu. Setelah bertaubat kami sarankan anda untuk banyak menuntut ilmu agama dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Banyaklah berdoa kepada Allah ta'ala untuk memberikan anda anugerah suami yang sholeh, yang akan mengarahkan anda kepada kebaikan dan surga.  Apabila laki-laki itu baik menurut Allah untuk anda maka insya Allah akan didekatkan kepada anda dengan proses yang Allah atur, misalnya laki-laki tersebut bertaubat dengan sungguh-sungguh dan orang tuanya memiliki ilmu agama yang bagus sehingga mengetahui bahwa pernikahan dengan wanita yang lebih tua tidaklah bermasalah dalam Islam, di sisi lain mereka melihat anda adalah wanita yang sholehah dan layak untuk menjadi pasangan bagi anak mereka. Apabila laki-laki itu tidak baik  maka insya Allah akan diganti oleh Allah dengan laki-laki yang lebih baik karena doa anda tadi. Allah maha tahu apa yang terbaik untuk diri kita, Allah ta'ala berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 216

وَعَسَى أَن تَكْرَهُواْ شَيْئاً وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ وَعَسَى أَن تُحِبُّواْ شَيْئاً وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ وَاللّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لاَ تَعْلَمُونَ

“…Boleh jadi kalian membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagi kalian, dan boleh jadi (pula) kalian menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kalian; Allah mengetahui, sedang kalian tidak mengetahui.”

Kami di sini tidak bermaksud menafikan usaha anda untuk mendapatkan laki-laki yang anda idam-idamkan menjadi suami anda, namun ada pertanyaan besar di sini, apakah laki-laki itu telah bertaubat sungguh-sungguh dan menjadi laki-laki yang sholeh hingga layak untuk diperjuangkan.

Semoga Allah ta'ala memudahkan anda bertaubat dan memudahkan anda memperoleh suami yang sholeh

© 2022 - Www.SalamDakwah.Com