SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Patuh Suami atau Orang tua?


Akhwat (jambi)
2 years ago on Keluarga

Assalamu'alaikum... Mohon jawabannya, Saya sudah berkeluarga belum genap 2 bln. Orang tua saya telah membangunkan rumah untuk saya dan berharap saya dapat tinggal disana. Tetapi suami saya ingin saya tinggal bersamanya dirumah pemberian ayahnya. Saya berat harus pindah karena melihat kondisi ibu yang masih dalam tahap pemulihan paska stroke. sedangkan rumah yang telah ayah saya bangun jaraknya tidak jauh dari rumah orang tua saya. Jadi saya harus bagaimana ya ustad?
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan anda kepada salamdakwah.com. Nasehat kami yang pertama adalah sebisa mungkin anda seharusnya mengakomodir keinginan kedua belah pihak bila itu memungkinkan. Apabila tidak memungkinkan untuk mengakomodir keinginan keduanya secara utuh maka pihak yang tidak bisa terakomodir keinginannya secara utuh bisa mendapatkan sebagian apa yang diinginkan dengan hati yang rela. Dalam kasus anda, anda menempati rumah yang diinginkan suami namun anda meminta izin suami di awal bahwa bila dibolehkan anda akan pergi ke rumah ibu anda bila ibu anda perlu perawatan di waktu-waktu tertentu dari anda.

Dalam kitab Muntaha al-Irodat disebutkan,"

قَالَ أَحْمَدُ فِي امْرَأَةٍ لَهَا زَوْجٌ وَأُمٌّ مَرِيضَةٌ: طَاعَةُ زَوْجِهَا أَوْجَبُ عَلَيْهَا مِنْ أُمِّهَا إلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَهَا

Imam Ahmad pernah berpendapat mengenai wanita yang telah bersuami dan ibunya dalam keadaan sakit: Ketaatan dia kepada suaminya lebih diwajibkan atasnya dibanding kepada ibunya kecuali bila si suami mengizinkan istrinya. Syarh Muntaha al-Irodat 3/47

Wallahu ta'ala a'lam

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com