SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah Perlu Mengulang Akad Nikah


Ikhwan (batam)
3 years ago on Keluarga

assalammualaikum,pak ustad.....saya sudah 3 tahun menikah...dulu saya menikah tapi melakukan zina duluan...akhir2 ini saya baca kalo nikah tapi sebelumnya zina dan belum sempat bertobat itu tidak sah ...benarkah itu pak ustad? haruskah saya nikah ulang lagi karena kami sudah bertobat.....saya dah bilang mengenai hal ini tapi suami bilang hal itu tak perlu karena kami dah nikah di kua dan sudah resmi....bagaimana menurut pak ustad?
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

 

Terima kasih atas kunjungan dan kepercayaan penanya terhadap salamdakwah. Kami melihat dari pertanyaan ini tanda ketakwaan dan kekhawatiran terhadap adzab Allah ta'ala. Perasaan ini apabila selalu menyertai seorang hamba maka biidznillah dia akan mudah mengontrol dirinya di masa mendatang dan seterusnya.

Masalah ini diperselisihkan dikalangan Ulama'. Ibnu Taimiyyah menerangkan secara singkat perbedaan tersebut, beliau mengatakan," Pernikahan wanita pezina hukumnya haram baik itu menikah dengan laki-laki yang berzina dengannya atau laki-laki lain. Tidak diragukan lagi inilah pendapat yang benar, ini adalah madzhab sekelompok salaf dan khalaf diantara mereka adalah imam Ahmad bin Hanbal dan yang lainnya, sedangkan banyak ulama' salaf yang berpandangan bolehnya hal itu, inilah pendapat tiga orang imam (Abu Hanifah, Malik dan Syafi'i), namun imam Malik mensyaratkan adanya istibro' (aktifitas yang menunjukkan kosongnya rahim) sebelum pernikahan sedangkan imam Abu Hanifah berpandangan bolehnya akad nikah meski belum melakukan istibro'bila wanita itu hamil, namun beliau melarang untuk mensetubuhinya hingga wanita itu melahirkan. Imam Syafi'i berpendapat bolehnya terjadi akad dan persetubuhan secara mutlak sebab air mani pezina tidaklah memiliki kehormatan. Al-Fatawa al-Kubro 3/176

Jabaran dari pendapat-pendapat dan dalil-dalilnya bisa dibaca lebih mendalam pada buku -buku madzhab. Sebagian Ulama' kontemporer berpandangan perlu pengulangan nikah bila pernikahan terjadi saat orang yang berzina belum bertaubat. Silahkan melihat jawaban kami sebelumnya di link berikut    http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/pernikahan-8.html

Apabila anda dan suami mau berhati-hati dengan melakukan pernikahan ulang sederhana yang cukup dilakukan antara suami dan wali wanita yang muslim dengan dihadiri dua orang saksi (tanpa perlu pencatatan sipil)  maka suami anda telah keluar dari perbedaan pendapat para Ulama. Sedangkan keluar dari perbedaan pendapat Ulama adalah dianjurkan.

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com