SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

apakah ini riba?


Ikhwan (Jakarta Timur)
4 years ago on Riba

Assalammualaikum.. ustad mau tanya.. saya punya uang rusak (basah termakan rayap) jumlahnya 2.800.000, kemudian ada orang yang membelinya dengan harga setengahnya, yaitu 1.400.000 . apakah ini riba? jika iya, apa uang yang 1.400.000 itu haram?? bolehkah saya menggunakan uang yang 1.400.000 untuk kebutuhan sehari-hari?
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Apabila uang itu uang asli dan masih tersisa 2/3 bagiannya serta masih terdapat nomer serinya maka selayaknya itu ditukar dengan uang baru ke BI atau bank lain yang juga menerima penukaran uang yang tidak layak edar.  Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Suhaedi mengatakan, "Uang yang tadi rusak terpotong karena kecelakaan tentu yang ditukar uang asli, yang tersisa minimal 2/3 nya misal, karena ketidaksengajaan, nomor seri masih ada, itu bisa ditukar dan diganti penuh," https://finance.detik.com/moneter/3133135/mau-tukar-uang-rusak-dan-lusuh-ini-syarat-dan-caranya

Apabila keadaan uangnya demikian namun anda menukarkannya dengan uang yang bernilai setengahnya dengan orang lain maka pertukaran ini adalah riba karena uang memiliki illat komoditi riba yang memiliki syarat tertentu dalam penukaran. Berikut petikan fatwa Lajnah Daimah

Ketentuan riba:
1. Barang ribawi yang memiliki kesamaan 'illat (sebab hukum) dan jenis, tidak boleh ada kelebihan timbangan pada salah satu dari yang dipertukarkan dan tidak boleh ditunda pembayarannya. Misalnya emas dengan emas, atau perak dengan perak, meskipun yang dipertukarkan adalah benda yang berkualitas bagus dengan yang berkualitas rendah.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Bakar Abu Zaid selaku Anggota
Abdul Aziz Alu asy-Syaikh selaku Anggota
Shalih al-Fawzan selaku Anggota
Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 13/501 Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:17321 

Apabila keadaan uang masih seperti yang disebutkan dan telanjur ditukarkan maka anda harus membatalkan pertukaran ini dan meminta pertukaran kembali. Bila tidak dibatalkan maka yang terjadi adalah kegiatan ribawi. 

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com