SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menjual Lebihan Jatah Bahan Bakar Kapal


Akhwat (Sidoarjo)
2 years ago on Mu'ammalah

Assalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Ustadz, saya mau bertanya.. Suami saya bekerja di kapal.. nah di kapal itu misalkan pemakaian bahan bakar dalam 1 hari full itu 3 ton,,kami gunakan bahan bakar itu irit2,, lalu sisa bahan bakar nya itu di jual,, setiap kali operasi memang dijatah kantor 3 ton utk bahan bakar kapal tersebut.. hukum uang itu apa ? Lalu uang sisa bahan bakar tadi ada yg pinjam,,terus di kembali kan pakai uang gaji,, hukum uang yg di kembali kan itu kembali ke uang awal di pinjam atau uang gaji tadi ? Mohon penjelasannya ustadz.. terima kasih sebelumnya.. Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh..
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه


Bila kenyataannya seperti yang disebutkan oleh penanya maka suaminya harus menjelaskan kenyataannya dan menyerahkan kembali kelebihan bahan bakar itu ke pihak perusahaan, ini sebagai bentuk menunaikan amanah dengan sempurna. Allah ta'ala berfirman,"


إِنَّ الله يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤدُّواْ الأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا


“Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menyampaikan amanah-amanah itu kepada pemiliknya.” (QS. An-Nisa`: 58)

Dan menjelaskan apa yang terjadi dalam operasional serta menyerahkan kelebihan inilah yang dilakukan oleh salah seorang sahabat Nabi yang bernama Urwah al-Bariqi, Dalam salah satu riwayat disebutkan:


عَنْ عُرْوَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «أَعْطَاهُ دِينَارًا يَشْتَرِي لَهُ بِهِ شَاةً، فَاشْتَرَى لَهُ بِهِ شَاتَيْنِ، فَبَاعَ إِحْدَاهُمَا بِدِينَارٍ، وَجَاءَهُ بِدِينَارٍ وَشَاةٍ، فَدَعَا لَهُ بِالْبَرَكَةِ فِي بَيْعِهِ، وَكَانَ لَوِ اشْتَرَى التُّرَابَ لَرَبِحَ فِيهِ»


Dari 'Urwah (al-Bariqi) bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memberinya satu dinar untuk dibelikan seekor kambing, dengan uang itu ia beli dua ekor kambing, kemudian salah satunya dijual seharga satu dinar, lalu dia menemui beliau dengan membawa seekor kambing dan uang satu dinar. Maka beliau mendoa'akan dia keberkahan dalam jual belinya itu". Sungguh dia apabila berdagang debu sekalipun, pasti mendapatkan untung". HR. Bukhari no.3642; Abu Daud no.3384; Ibnu Majah no.2402 dan yang lainnya.

Uang hasil penjualan sisa bahan bakar itu  adalah milik perusahaan sehingga harus dikembalikan ke perusahaan. Apabila perusahaan berkenan memberikan kelebihan ini kepada karyawan maka itu hak mereka.

 
 

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2019 - Www.SalamDakwah.Com