SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

menjatuhkan khulu terhadap suami demi kebahagiaan suami


Akhwat (Bandung)
2 years ago on Keluarga

لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Saya sudah beberapa kali memergoki suami saya berkhalwat dengan seorang akhwat dan terang terangan mengatakan mencintai si akhwat. Saya sudah memberi dia ijin untuk menikah lagi daripada terus2an berkhalwat, bahkan sudah pula mengingatkan ke si akhwat untuk menjauhi suami saya dan untuk tidak menanggapi suami saya kecuali suamiku datang ke orang tuanya untuk melamarnya. Karena setelah saya perhatikan suami saya setelah dekat dengan si akhwat suami saya menjadi buruk akhlaknya. Tetapi suami saya bimbang karena statusnya sebagai PNS dan si akhwat yang juga seorang honorer pegawai negeri banyak rintangan yang menghadang untuk mereka menikah. karena salah satu syarat laki laki PNS dibolehkan untuk mengambil istri ke dua adalah karena istri pertama tidak bisa melayaninya atau berbuat dzolim, sedangkan ke dua syarat itu tidak dapat dipenuhi Dan syarat lainnya adalah mendapat izin dari atasan yang prosesnya sangat rumit. selain itu tidak dibolehkan seorang wanita pegawai negeri untuk menjadi istri ke dua sedangkan si akhwat masih berharap untuk diangkat menjadi pegawai negeri. sedangkan suami juga tidak mau menceraikan saya dengan berbagai pertimbangannya. Apa yang harus saya lakukan bertahan dengan suami yang tidak bisa lepas berkhalwat dengan si akhwat. dan melihat suami memasang muka masam di rumah dan bahkan lalai melaksanakan kewajibannya sebagai suami. atau menjatuhkan khulu agar suami saya dapat mengejar kebahagiaannya? وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ جَزَاكَ اللّهُ
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله وعلى آله وصحبه ومن والاه


Muhammad bin Ibrohim at-Tuwaijiri menerangkan diantara sebab yang dengannya seorang wanita boleh meminta talak dari suaminya:

1. Apabila suami lalai dalam memberi nafkah

2. Jika suami menimbulkan mudhorot untuk istri yang karenanya menjadikan hubungan suami istri tidak bisa berlangsung seperti selalu mencelanya, memukulnya, menyakitinya dan istri tidak mampu menahannya atau memaksanya berbuat mungkar atau semacamnya.

3. Bila istri terkena mudharat karena tidak hadirnya suami dan ia pun khawatir terkena fitnah karena itu.

4. Jika suaminya ditahan untuk waktu yang lama dan istri merasa terkena mudharat karena terpisah dengannya

5. Bila wanita mendapati ada aib yang berat seperti mandul, tidak mampu untuk melakukan penetrasi, berbau tidak sedap atau sakit dalam jangka waktu lama yang menyebabkan dia tidak mampu melakukan hubungan suami istri dan bersenang-senang dengan pasangan, atau suaminya memiliki penyakit berbahaya dan menular atau sejenisnya.

6. Apabila suaminya tidak melaksanakan apa yang Allah wajibkan,  atau dia biasa saja  ketika melakukan dosa besar  dan hal yang haram seperti laki-laki yang kadang-kadang tidak melaksanakan shalat, atau dia meminum khamr, atau dia berzina, atau memakai narkoba dan yang semacamnya. Maushu'ah al-Fiqhi al-Islami 4/191

Saran saya yang pertama kepada anda adalah banyak-banyaklah berdoa dan memohon kepada Allah ta'ala supaya suami anda mendapatkan hidayah dari Allah azza wa jalla sehingga dia tidak menjalin hubungan spesial dengan wanita non mahram dan perangainya berubah menjadi lebih baik.

Anda layaknya memperbaiki penampilan, pelayanan dan sikap di hadapan suami anda dengan cara yang paling baik, semoga dengan begitu dia bisa melihat kecantikan lahir dan batin anda yang itu lebih baik dibanding wanita yang tidak halal baginya.

Ajaklah suami untuk hadir di majlis-majlis ilmu supaya bisa tahu hukum menjalin hubungan spesial dengan wanita non mahram. Bila perlu anda  meminta secaa khusus kepada orang yang memiliki ilmu dan wibawa dihadapan suami anda, anda memintanya untuk menasehati suami anda secara khusus  supaya dia ruju'.

Opsi poligami yang anda tawarkan menunjukkan keperdulian anda kepada suami cukup besar. Apabila memang suami tidak  bisa berpaling dari wanita tersebut padahal anda sudah melaksanakan langkah-langkah di atas maka anda bisa mengusulkan supaya suami menikah dengan wanita seperti pernikahan biasa, ada wali, saksi, masyarakat yang hadir, walimah dan lain-lain namun tidak ada  pencatatan sipil supaya prosesnya tidak ribet

Wallahu ta'ala a'lam

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com