SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

SESAJEN HAJATAN


Ikhwan (Karawang)
4 years ago on Ibadah

assalamu`alaikum pak ustadz,saya mau tanya di kampung saya masih ada orang yang melakukan sesajen hajatan(sesajen yg di bikin saat orang tersebut sedang melakukan hajatan). apakah benar sesajen hajatan itu tradisi islam? wassalamu`alaikum
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Seandainya perincian sesajen disampaikan di pertanyaan niscaya itu akan memudahkan kami untuk memfokuskan jawaban, namun kami akan tetap menjawab sesuai dengan apa yang kami fahami. Apabila maksud anda dengan sesajen adalah seorang yang mengadakan acara menyembelih hewan sebagai persembahan untuk selain Allah ta'ala maka hal ini terlarang. Syaikh Ibnu Baz rahimahullah pernah ditanya,"  Di Yordania Selatan ada sumber air mineral yang disebut Telaga Sulaiman bin Dawud yang didatangi orang-orang untuk mandi dan berobat. Mereka datang sambil membawa sesajen berupa hewan yang mereka sembelih saat mereka sampai di tempat itu. Bagaimana hukum menyembelih hewan seperti itu? Tolong beri kami penjelasan, semoga Allah memberikan berkah kepada kalian dan semoga Allah membalas kalian dengan balasan yang terbaik.

Beliau menjawab," Jika berdasarkan pengalaman banyak orang diketahui bahwa air tersebut memang mampu mengobat beberapa penyakit, maka hal itu boleh dilakukan karena Allah menjadikan sebagian air bermanfaat untuk mengobati beberapa penyakit. Jika berdasarkan pengalaman, air tersebut memang mampu mengobati penyakit-penyakit tertentu seperti reumatik dan yang lainnya, maka hal itu boleh dilakukan.
 
Adapun membawa hewan yang disembelih di tempat itu, jika tujuannya adalah untuk kebutuhan, untuk mereka konsumsi sendiri, untuk menyuguhi tamu, atau yang sejenisnya, maka hal itu boleh dilakukan. Namun jika hewan tersebut disembelih untuk tujuan lain, yaitu sebagai sesajen, untuk memberikan persembahan kepada air, jin, para nabi, dan keyakinan sesat lainnya, maka hal itu tidak boleh dilakukan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,"
 
     
 

قُلْ إِنَّ صَلاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ * لا شَرِيكَ لَهُ

 
 
 
Katakanlah: "Sesungguhnya shalat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam".(162) tiada sekutu bagi-Nya
 
Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman,"
 

{إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ {1} فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ {2

 
Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak.(1) Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.
 
 
 
Jadi, sembelihan dan salat (doa) hanyalah milik Allah. Oleh karena itu, tak seorang pun boleh menyembelih hewan kurban untuk jin, bintang tertentu, planet tertentu, air tertentu, Nabi tertentu, atau orang-orang tertentu. Sebaliknya, semua bentuk ibadah (persembahan) hanyalah milik Allah semata, baik itu berupa menyembelih kurban, mengerjakan salat, maupun ibadah lainnya. Hal itu sebagaimana firman Allah Subhanah,
 

{إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (5}

 
Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.
 
Dan firman Allah Subhanahu,"
 

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

 
Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus.
 
 
Dan firman Allah 'Azza wa Jalla,"
 

فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَّهُ الدِّينَ (2) أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ

 
 
Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya.(2) Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik).
 
 
Menyembelih binatang termasuk ibadah yang paling utama dan paling mulia. Oleh karena itu, jika tujuan menyembelih adalah untuk kebutuhan konsumsi selama mereka berada di tempat itu, maka menyembelih hewan untuk dimakan dan memenuhi kebutuhan, boleh dilakukan. Namun jika tujuannya adalah karena hal lain atau karena tujuan lain, seperti menyembelih hewan sebagai sesajen untuk tempat, air, jin, malaikat, nabi, planet, patung, atau berhala, maka semua itu termasuk menyekutukan Allah ‘Azza wa Jalla dan harus dihindari. Hanya Allah tempat meminta pertolongan.
 
Dalam riwayat sahih dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam disebutkan bahwa beliau bersabda,"
 
 

«لعن الله من ذبح لغير الله

 
Allah melaknat orang yang menyembelih untuk selain Allah Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Sahihnya, dari hadis Ali, Amirul Mukminin - radhiyallahu 'anhu.
(Nomor bagian 1; Halaman 380-381)
 
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com