SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Perang Siffin


Ikhwan
8 years ago

Assalamualaikum. Ustadz,bagaimana cerita perang siffin antara Ali dan Umayyah. ????????? ?????? ???????
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Kami akan membawakan petikan keterangan syaikh Ibnu Baz rahimahullah sebagai bentuk penjelasan singkat tentang sebab dari perang ini. Syaikh Ibnu Baz menyebutkan:
..Dan fitnah terjadi disebabkan terbunuhnya Utsman radhiyallahu anhu. Ada suatu kaum yang bodoh dan dholim, diantara mereka ada yang muta'awwil, yang tidak mengetahui kebenaran dan terkena syubhat dalam memahami masalah. Orang-orang ini mengikuti mereka hingga membunuh Utsman radhiyallahu anhu disebabkan syubhat-syubhat yang batil dan pentakwilan yang salah. Selanjutnya tersebar dan membesarlah fitnah ini hingga menimpa kelompok yang tidak ada hubungannya dengan masalah ini, mereka bukanlah termasuk golongan orang-orang dholim, oleh karena itu terjadilah apa yang terjadi antara Ali dan Muawiyah radhiyallahu anhuma dan apa yang terjadi pada perang jamal dan perang siffin. Semua itu terjadi disebabkan fitnah yang muncul karena perbuatan kelompok orang dhalim terhadap Utsman radhiyallahu anhu. Ketika itu kelompok yang dikepalai Muawiyah meminta Qishas untuk Utsman, mereka telah meminta Ali bin Abi Thalib (yang kala itu sudah dibai'at oleh kaum muslimin sebagai khalifah keempat dan khalifah rasyidah) untuk menyerahkan pembunuh Utsman. Ali memberitahukan kepada mereka bahwa keadaan kala itu tidak memungkinkannya menyerahkan para pembunuh Utsman, Ali menjanjikan hal yang baik untuk mereka dan masalah ini akan diselesaikan setelah itu. Ia tidak mampu untuk membunuh para pembunuh tersebut saat itu, akhirnya terjadilah fitnah dan perang sebagaimana diketahui. Majmu' Fatawa Ibnu Baz 6/82-83

Ketika negara Islam mengalami kegoncangan setelah terbunuhnya Utsman radhiyallahu anhu, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu berpendapat bahwa stabilitas negara dan pembaiatan pemimpin secara sempurna seharusnya lebih diprioritaskan dari urusan lainnya, sedangkan Muawiyah radhiyallahu anhu berpendapat bahwa qishas untuk Utsman Radhiyallahu anhu harus lebih diprioritaskan. Perbedaan pendapat inilah yang menjadi sebab utama terjadinya peperangan besar antara pasukan mereka berdua pada tahun 37 H. Peperangan ini dinamakan perang siffin.

Kita sebagai ahlussunnah wal jama'ah selayaknya tidak terlalu masuk dalam fitnah yang terjadi antara para sahabat Nabi radhiyallahu anhum seperti masalah ini, sebab mereka adalah generasi terbaik ummat ini, mereka adalah orang-orang yang telah mengorbankan banyak hal demi tegaknya Islam, kesalahan ijtihad yang bersumber dari mereka tidaklah sebanding dengan jasa-jasa telah mereka berikan. Semoga Allah ta'ala mengampuni kesalahan yang mereka perbuat dan membalas kebaikan mereka dengan sebaik-baik balasan di akhirat.

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com