SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apa Yang Perlu Diperbuat Ketika Syahwat Besar


Ikhwan (kediri)
1 month ago on Fiqih

Assalamu alaikum saya laki-laki usia 17 tahun. saya mau tanya saya sudah kena kecanduan pornografi sejak smp. sekarang ini saya masih sma kelas 3. lulus dari sekolah ini saya lebih baik menikah atau kuliah. wassalamu alaikum
Redaksi salamdakwah.com
1 month ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menjauhi film porno karena itu termasuk zina mata. Rasulullah shallallahu alihi wa sallam bersabda:


كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ


“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagiannya untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” HR Muslim no.2657

Zina-zina anggota badan (selain zina kemaluan)yang disebutkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pada hadits diatas hukumnya beda dengan zina kemaluan. Zina mata dan lainnya termasuk dosa kecil, sedangkan zina kemaluan termasuk dosa besar.

Perbuatan zina anggota badan seperti melihat dengan syahwat dan lainnya yang disebutkan dalam hadits dinamakan zina karena perbuatan-perbuatan itu mengundang kepada zina (zina kemaluan) dan menjadi perantara kepadanya.

Lihat perkataan Al-Muhallab di kitab Syarh Ash-Shohih Al-Bukhori oleh Ibnu Baththol 9/23 Maktabah Ar-Rusyd (Riyadh)

Di sisi lain disebutkan dalam penelitian ilmiah bahwa efek kecanduan pornografi lebih besar dibanding kecanduan narkoba. Pornografi juga sangat merusak otak seseorang sehingga dengan demikian kalau anda perduli pada diri anda seharusnya anda harus menghentikan diri mengkonsumsi racun otak tersebut. Silahkan membaca jurnal dan hasil penelitian kesehatan terkait efek pornografi.

Apabila anda sekarang sudah sangat susah untuk menahan syahwat yang begitu besar karena efek pornografi masa lalu maka nasehat kami untuk anda adalah segeralah menikah supaya anda tidak terjatuh dalam kejinya perzinahan. Dengan catatan anda harus siap untuk menjadi kepala rumah tangga, anda harus berusaha maksimal melaksanakan kewajiban sebagai kepala rumah tangga. Apabila tujuan anda untuk menikah adalah mulia yakni menjaga kehormatan diri maka insyAllah pertolongan Allah ta'ala akan datang menghampiri. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللهِ عَوْنُهُمْ: اَلْمُجَاهِدُ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ، وَالْمُكَاتَبُ الَّذِي يُرِيْدُ اْلأَدَاءَ، وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيْدُ الْعَفَافَ.

“Ada tiga golongan yang berhak mendapat pertolongan Allah, yaitu :  mujahid fi sabilillah (orang yang berjihad di jalan Allah),  budak yang menebus dirinya supaya merdeka, dan  orang yang menikah karena ingin memelihara kehormatannya.” HR. Tirmidzi no.1655;an-Nasai 3218 dan yang lainnya

Pernikahan tidak akan menutup seluruh jalan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi insyaAllah bila anda memang sungguh-sungguh ingin berusaha untuk melanjutkan kuliah di masa mendatang setelah membina rumah tangga. Syaikh Ibnu Baz menerangkan," Berikut ini kami terjemahkan keterangan syaikh Ibnu Baz,"Yang wajib adalah bersegera menikah, tidak selayaknya seorang pemuda mengakhirkan pernikahan dengan alasan study, begitu pula seorang gadis, tidak selayaknya ia mengakhirkan pernikahan demi study, pernikahan tidak menghalangi itu sedikitpun, seorang pemuda bisa menikah (dengan begitu ia menjaga agama, akhlaq dan menundukkan pandangannya), bersamaan dengan itu ia tetap melanjutkan studynya, begitu pula seorang gadis jika Allah memberinya kecukupan.
Selayaknya bersegera menikah meski sedang belajar di tingkat sekolah menengah atas atau sekolah tinggi, itu semua tidak menghalangi.

Yang wajib adalah segera dan setuju menikah jika ada laki-laki sepadan yang melamar, dan study tidak menghalangi pernikahan. Seandainya sebagian study terputus (karena pernikahan.pent) maka itu tidak apa, yang penting ia (wanita.pent) belajar apa yang bisa mengantarnya ke pengetahuan ilmu agamanya, adapun ilmu lainnya hanya sebagai faedah biasa.

Pernikahan memiliki maslahat yang banyak, khususnya pada zaman sekarang, dan pernikahan yang ditinggalkan akan menimbulkan bahaya untuk pemuda dan gadis." Majmu' Fatawa Ibnu Baz 20/421-422 

Berikut ini ada pertanyaan yang ada hubungannya dengan masalah anda yang ditanyakan kepada Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi:
Saat ini saya sedang di fase pubertas. Usia saya 19 tahun. Saya terganggu oleh beberapa hal yang terkait dengan seks. Saya benar-benar hidup dalam kegelisahan dan tidak peduli dengan pelajaran karena saya selalu berpikir tentang seks dan selainnya. Hal tersebut membuat setan yang terlaknat menggoda saya untuk melakukan perbuatan zina -semoga Allah melindungi kami dan Anda darinya- perlu diketahui bahwa saya tidak mampu menikah, mengingat saat ini saya masih berada di kelas dua sekolah menengah tingkat atas (SMU). Saya masih mampu bersabar pada hari pertama dan setelahnya, tetapi saya tidak mampu bersabar pada hari ketiga. Mohon Anda sudi membantu saya apa yang harus saya lakukan dalam masalah ini? Menurut saya, solusinya adalah menikah sedangkan saya tidak mampu melakukannya. Tubuh saya kurus kering disebabkan selalu memikirkan masalah seks ini. Kadang-kadang ketika sedang salat, saya tidak memahami apa yang sedang saya lakukan dalam salat dan berapa rakaat yang telah saya lakukan karena saya memikirkan masalah itu. Sekali lagi, saya mohon Anda sudi membantu saya dalam menyelesaikan masalah ini?

Mereka menjawab,"Jika kondisi Anda seperti yang telah Anda sebutkan, maka perbanyaklah puasa sunah semampu Anda karena ia merupakan salah satu faktor yang dapat membantu Anda untuk mengontrol nafsu dan mengekang syahwat serta menjaga kehormatan. Dalam sebuah hadis sahih Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda, "Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah memiliki kemampuan, maka hendaknya dia menikah karena hal tersebut lebih dapat menundukkan pandangan dan lebih mampu menjaga kemaluan. Barangsiapa belum mampu, maka hendaknya dia berpuasa karena puasa adalah benteng baginya." (HR. Bukhari dan Muslim). Jika Anda bisa berhutang dan menikah dan diperkirakan Anda mampu melunasinya di masa yang akan datang maka lakukanlah, demi menjaga kemaluan Anda. Mohonlah kepada Allah agar membantu Anda dalam hal ini.

Kami berpesan kepada Anda untuk menjauhi hal-hal yang dapat membangkitkan syahwat. Oleh karena itu, tundukkanlah pandangan, hindarilah bercampur, duduk-duduk, dan berbincang-bincang dengan para gadis semampu Anda. Mohonlah kepada Allah Ta`ala untuk menjaga kehormatan Anda, melindungi Anda dari gejolak syahwat, dan menjaga Anda agar tidak tergelincir dalam fitnah.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 18/21-22; Pertanyaan kedua dari fatwa no. 7034

Semoga Allah ta'ala memudahkan anda menjaga kehormatan diri dengan cara-cara yang dihalalkan oleh Allah ta'ala

PERTANYAAN TERKAIT

© 2017 - Www.SalamDakwah.Com