SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Aurat Suami Istri Dalam Berwudhu


Akhwat (malaysia)
2 years ago on Aqidah

assalamualaikum ustaz.. apakah hukum whuduk seorang isteri apabila dilihat rambut, tangan dan kaki tanpa alas oleh suaminya sendiri?? bagaimana pula dengan bapa mertua lelaki..apakah hukumnya ya ustaz.. syukran..
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

1. Wudhunya sah

2. Ayah mertuan termasuk mahram. dan anggota wudhu termasuk anggota badan yang boleh dilihat oleh mahram kecuali bila mahramnya adalah laki-laki yang dikhawatirkan terfitnah oleh wanita tersebut. Meski demikian wudhunya tetap sah bila syarat dan rukunnya terpenuhi dan pembatalnya dihindari

Syaikh Utsaimin menerangkan," Adapun mahram mereka (pr) dilihat dari sisi bolehnya melihat maka itu seperti melihatnya wanita kepada wanita lain. maksudnya seorang wanita boleh menyingkap anggota badan tertentu dihadapan mahramnya sebagaimana dia menyingkap anggota badan tertentu di hadapan para wanita. Dia boleh menyingkap kepala, leher, kaki, telapak tangan, siku sampe ujung jari, betis dan yang semacamnya, namun janganlah memakai pakaian yang pendek."

Syaikh Ibnu Jibrin pernah menerangkan,"Mahram diantaranya adalah kerabat-kerabat seorang wanita (kerabat tertentu.pent) bapak mertuanya dan anak tirinya. Mereka boleh melihat dari wanita itu anggota badan yang biasanya nampak, seperti wajah, dua telapak tangan, betis, siku sampai ujung jari, dada, rambut dan yang semisalnya. Ini boleh dengan syarat aman dari fitnah, mengingat ada sebagian mahram yang kadang terfitnah dengan wanita tersebut dan dikhawatirkan dia akan terjatuh dalam perbuatan maksiat dengannya, terlebih bila berhias ini saat mereka hanya berdua. Adapun yang biasa tidak nampak dari seorang wanita seperti perut, punggung, lengan atas, leher dan yang semisalnya maka itu tidak boleh diperlihatkan kecuali kepada suaminya atau wanita-wanita kerabat dekatnya. Ketika seorang wanita mendapati salah seorang laki-laki mahramnya memandang dengan tajam dan mengulang-ulang pandangan kepadanya maka wanita itu harus berhijab di hadapan laki-laki ini dan tidak berkhlawat dengannya karena khawatir setan akan menggelincirkan keduanya. Wallahu a'lam    http://ibn-jebreen.com/?t=books&cat=6&book=20&toc=1034&page=982&subid=19343

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com