SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah benar amal kita diperlihatkan pada kerabat yang telah meninggal?


Ikhwan (Kaltim)
3 years ago on Aqidah

Assalaamualaikum ustat Saya pernah diskusi dengan saudara saya ketika dia menanyakan apakah orang yg meninggal mengetahui segala perbuatan kita yang masih hidup. Ketika itu berdasarkan yang saya pahami bahwa ketika kita mneutupi aib saudara kita didunia maka Allah akan menutupi aib kita pada hari kiamat. Berdasarkan hadis itu saya membantah jika orang yang meninggal bisa mengetahui perbutan baik/ buruk kita karena alam barzah itu sebelum hari kiamat, artinya menyalahi hadis tadi jika orang yg meninggal mengetahui segala amal perbuatan saudaranya yang masih hidup. Sampai akhirnya saya membaca hadis riwayat abu dawud: "Sesungguhnya semua amal kalian akan dipertontonkan kepada kerabat dan keluarga kalian di kubur mereka. Jika (melihat) amal yang baik, mereka merasa bahagia dengannya. Dan jika (melihat) amal yang buruk, mereka berdoa, 'Ya Allah, berilah mereka ilham (ide) untuk melakukan amal taat kepada-Mu" Bagaimanakah status hadis tersebut ustat? Mohon penjelasannya. Terimakasih Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Apabila riwayat yang anda maksud adalah riwayat berikut,"

حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ قَالَ: حَدَّثَنَا الصَّلْتُ بْنُ دِينَارٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " إِنَّ أَعْمَالَكُمْ تُعْرَضُ عَلَى عَشَائِرِكُمْ وَأَقْرِبَائِكُمْ فِي قُبُورِهِمْ، فَإِنْ كَانَ خَيْرًا اسْتَبْشَرُوا بِهِ، وَإِنْ كَانَ غَيْرَ ذَلِكَ قَالُوا: اللَّهُمَّ أَلْهِمْهُمْ أَنْ يَعْمَلُوا بِطَاعَتِكَ "

Abu Daud telah menyampaikan hadits ke kami: Ash-Shalt bin Dinar telah menyampaikan hadits ke kami dari al-Hasan dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu anhuma dia berkata," Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda," Sesungguhnya amalan-amalan kalian akan ditampakkan kepada keluarga dan kerabat kalian di kubur mereka. Jika (melihat) amal yang baik, mereka merasa bahagia dengannya. Dan jika (melihat) amal yang buruk, mereka berdoa, 'Ya Allah, berilah mereka ilham untuk melakukan amal taat kepada-Mu"
Musnad Abu Daud ath-Thayalisi 3/340 no.1903

Di rangkaian perawi riwayat ini ada seorang perawi yang bernama ash-Shalt bin Dinar. Dalam kitab tahdzib at-Tahdzib Ibnu Hajar al-Asqalani menerangkan sosok ini. Berikut petikan keterangan beliau:

Ash-Shalt bin Dinar ... meriwayatkan hadits dari al-Hasan, Muhammad bin Sirin, Anas bin Sirin...

Imam Ahmad berkata: Dia haditsnya ditinggalkan, orang-orang meninggalkan haditsnya. Ibnu Main berkata: Dia bukanlah apa-apa (lemah). Amr bin Ali berkata: dia banyak salah, haditsnya ditinggalkan. Yahya dan Abdurrahman tidak meriwayatkan darinya. Tahdzib at-Tahdzib Oleh Ibnu Hajar al-Asqalani 4/434-435

Dan masih ada beberapa nukilah-nukilan Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullahu ta'ala yang menunjukkan lemahnya perawi tersebut sehingga dengan demikian perlu hadits lain yang shahih yang mendukung pernyataan bahwa mayit mengetahui amalan keluarganya yang masih hidup   
 

Wallahu ta'ala a'lam    

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com