SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Ujub dan Riya


Ikhwan (Lamongan)
3 years ago on Aqidah

Assalamualaikum ustadz, minta kejelasan tentang ujub dan riya, serta kiat-kiat agar terhindar dari keduanya, dan juga minta doa agar terhindar dari sifat diatas tadi... Wassalamu'alaikum
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Pertama: Ujub

Imam al-Qurtubi menerangkan pengertian Ujub,"  yakni melihat diri dengan pandangan sempurna dan kebaikan disertai rasa lupa akan karunia Allah, apabila ini merembet ke orang lain dan merendahkan orang lain maka inilah kesombongan"
Faidh al-Qadir 3/306 oleh Al-Munawi

Ujub hukumnya haram, diantara dalilnya adalah dalam hadits Nabi shallalahu alaihi wa sallam disebutkan (dari riwayat Anas bin Malik adhiyallahu anhu)

ثَلاَثُ مُهْلِكَاتٍ : شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ

" ada tiga perkara yang membinasakan, rasa pelit yang ditaati, hawa nafsu yang diikui dan ujubnya seseorang terhadap dirinya sendiri" (HR. Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman 2/203 No.731 dan yang lainnya )

Diantara obatnya adalah 

- Mengingat bahaya ujub

- Mengingat karunia Allah ta'ala 

- Mengingat hakikat badan dan diri yang banyak kekurangan

- Mengingat sejarah orang-orang sholeh zaman dahulu yang khawatir amalaannya terhapus padahal kesungguhan mereka tidak diragukan dan banyaknya amalan mereka juga tidak diragukan lagi.

- Mengingat kembali betapa banyak dosa yang telah dilakukan sehingga timbul rasa hina dihadapan Allah ta'ala dan hilangnya rasa tinggi pada diri

 

Kedua: Riya

Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin menerangkan hakikat riya': Riya' adalah melakukan ibadah supaya dilihat manusia kemudian mereka memuji ibadahnya
Tafsir al-Fatihah dan al-Baqarah 3/319 

Riya' terlarang dalam Islam diantaranya dalilnya adalah Allah Shubhanahu wa ta’alla berfirman di surat al-Ma'un:4-7 :

 فَوَيۡلٞ لِّلۡمُصَلِّينَ ٤ ٱلَّذِينَ هُمۡ عَن صَلَاتِهِمۡ سَاهُونَ ٥ ٱلَّذِينَ هُمۡ يُرَآءُونَ ٦ وَيَمۡنَعُونَ ٱلۡمَاعُونَ ٧    

"Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat. (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya. orang-orang yang berbuat riya. dan enggan (menolong dengan) barang berguna". 

Rasulallah Shalallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda:

 « مَنْ سَمَّعَ سَمَّعَ اللَّهُ بِهِ وَمَنْ يُرَائِي يُرَائِي اللَّهُ بِه»  

"Barangsiapa (beramal) tujuannya untuk didengar (oleh manusia) maka Allah akan memperdengarkan padanya. Dan barangsiapa (beramal) dengan tujuan supaya dilihat (orang) maka Allah akan memperlihatkan padanya". HR Bukhari no: 6499. Muslim no: 2987.

 
 Diantara obat riya' adalah sebagaimana yang disebutkan oleh Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi, silahkan membacanya dengan mengklik link ini

Tidak lupa juga selayaknya kita berlindung kepada Allah dari syirik yang kita ketahui dan memohon ampun untuk yang tidak kita ketahui (termasuk riya) dengan doa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ

“wahai Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada Mu dari berbuat kesyirikan ketika aku mengetahuinya dan aku memohon ampunan Mu ketika aku tidak mengetahuinya”. (HR. Bukhari dalam al-Adab al-Mufrod 250 no.716  dan diriwayatkan pula oleh yang lainnya)

Wallahu ta'ala a'lam

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com