SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kata Pergilah Apakah Menyebabkan Jatuh Talak


Ikhwan (Makassar)
3 years ago on Keluarga

Assalamu Alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Bagaimana hukumnya dengan suami yang mengatakan " kalau kamu mau pergilah selama selamanya saya mengizinkanmu" dan mengatakan juga " jangan hubungi saya selama lamanya" Tak bermaksud mentalak hanya karna emosi mengatakan hal seperti Apakah jatuh talak ?
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Susunan kata itu merupakan lafadz talak yang tidak tegas. Apabila seorang suami mengucapkannya dalam keadaan tidak sadar karena kemarahannya sudah menghilangkan akal sehatnya maka tidak jatuh talak. Apabila suami masih sadar dan mengucapkan itu dengan niat talak maka jatuhlah talak. Atau suami mengucapkan itu dengan didukung petunjuk yang mengarahkan bahwa suami saat itu berniat talak maka jatuhlah talak juga. Contoh pendukung yang mendukung keterangan bahwa suami tersebut bermaksud mentalak istrinya adalah suami mengucapkan itu saat bertengkar dengan istri kemudian istri meminta cerai atau istri menantang suaminya untuk menceraikannya kala itu.

Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya," Terjadi perdebatan antara saya dengan istri hingga dia mengatakan sesuatu yang menyakiti perasaan saya hingga membuat saya marah. Dalam kondisi seperti itu, saya mengucapkan perkataan, "Kamu tertutup". Kami telah memiliki empat orang anak. Apakah perkataan saya tersebut adalah dianggap sebagai pemisah antara saya dengannya? Perlu diketahui bahwa saya meralat pernyataan saya dengan disaksikan oleh dua orang saksi.

Mereka menjawab:"Jika kenyataannya seperti yang telah disebutkan dan kemarahan yang menyebabkan Anda mengatakan, "Kamu tertutup" disebabkan ketidaksadaran dan Anda memiliki bukti atas hal itu maka ucapan, "Kamu tertutup" tidak menyebabkan perceraian. Namun apabila Anda dalam keadaan sadar  dengan apa yang anda katakan, maka ucapan "Kamu tertutup" adalah kiasan dari talak dan dengan begitu telah terjadi perceraian karena adanya petunjuk keterangan yang menunjukkan bahwa  maksud anda adalah  untuk bercerai yaitu terjadinya perdebatan antara Anda dengan istri hingga menimbulkan kemarahan.

Apabila ini bukan talak tiga - sebagaimana yang Anda sebutkan- dan seketika itu Anda merujuknya ketika mengucap talak, maka rujuk Anda sah dan istri Anda tetap berada dalam lindungan Anda hingga jatuh talak ketiga. Namun apabila ini adalah talak terakhir -talak ketiga- maka rujuk Anda tidak sah kecuali setelah dia dinikahi oleh orang lain. Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa

Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota    

Abdurrazzaq Afifi selaku Wakil Ketua    

Ibrahim bin Muhammad Ali asy Syaikh selaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 20/49-50 Fatwa Nomor 1081          

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com