SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memisahkan Antara Shalat Sunnah


Ikhwan (jambi)
3 months ago on Ibadah

memutus sholat wajib dan sunnah adalah dengan berbicara atau berpindah tempat. apakah antara sholat sunnah yg lain juga berlaku. misal sholat sunnah tahiyatul masjid dengan sholat qobliyah?  جزاك الله خيرا
Redaksi salamdakwah.com
2 months ago

 

Syeikah Ibnu Baaz –rahimahullah- dalam salah satu jawabannya menjelaskan tentang shalat sunnah empat raka’at sebelum Dzuhur:

“Yang lebih utama adalah melaksanakannya dengan dua kali salam dua kali salam, berdasarkan hadits yang shahih:

(صلاة الليل والنهار مثنى مثنى)

“Shalat malam dan siang itu dua-dua”.

Adapun masalah maju, mundur atau pindah ke samping kanan atau kiri, maka hal itu ada beberapa hadits dha’if yang menyebutkannya. Saya tidak mengetahui dalam masalah ini ada yang menunjukkan adanya anjuran sunnah. Sebagian ulama berkata: “Agar tempat sujud tersebut menjadi saksi dalam hal ibadah”, namun saya tidak mengetahui bahwa hal itu ada riwayatnya dari Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-. Jika seseorang mendirikan shalat sunnah rawatib di satu tempat maka tidak apa-apa.

Saya tidak mengetahui dalil yang menyatakan bahwa berpindah tempat untuk dua raka’at yang terakhir (dari shalat sunnah empat raka'at tersebut.pent) adalah sunnah, tidak untuk berpindah ke sisi kanan, kiri atau belakang. Jika dia melakukannya maka tidak apa-apa”. (Fatawa Nur  ‘Ala ad-Darb: 10/296)

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2017 - Www.SalamDakwah.Com