SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apakah Berdosa Mencintai Suami Orang?


Akhwat (Bandung)
3 years ago on Mu'ammalah

Saya sedang lebih mendalami agama islam,saya mualaf setelah 3 th .. Jujur saja saya tanpa sengaja mencintai suami org,karna pada awal nya sy tdk berniat mencintainya .. Akan tetapi sy tdk pernah berniat untuk merusak rumah tangga mereka walaupun saya mencintai laki2 itu..
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Apabila rasa cinta yang timbul dalam diri anda berasal dari hal-hal yang tidak diharamkan seperti membaca biografi orang tersebut dan kagum kemudian  melihatnya sekilas dan tidak dilanjutkan dengan komunikasi yang terlarang maka anda tidak tercela dan anda tidak bersalah. Sebaliknya bila rasa cinta itu timbul karena sering khalwat dan komunikasi yang terlarang maka anda tidak diberi udzur. Lebih jelasnya silahkan membaca keterangan Ibnu Qayyim rahimahullahu ta'ala yang telah kami terjemahkan ke bahasa Indonesia,'"Awal mula dan sebab-sebab cinta sifatnya opsional (berada dibawah kendali seorang hamba.pent) dan termasuk dalam lingkaran taklif seorang hamba. Melihat, memikirkan dan membuka diri untuk mencintai sifatnya opsional.

Apabila seseorang mendatangi sebab-sebab tersebut maka efeknya diluar kendali dia...ini seperti efek mabuk setelah meminum khamr, meminum khamr sifatnya opsional sedangkan efek mabuknya di luar kendali orang yang minum.


Ketika sebab itu dilakukan karena pilihan dia sendiri maka dia tidak diberi udzur untuk efek yang tiba di luar kendali. Ketika sebabnya diharamkan maka efek mabuknya tidaklah dimaafkan.

Tidak diragukan lagi bahwa terus memandang dan terus memikirkan kedudukannya sama dengan meminum zat yang memabukkan sehingga dia dicela karena mendatangi sebabnya. Oleh karena itu, bila cinta datang dari hal-hal yang tidak terlarang maka orang yang jatuh cinta itu tidaklah tercela, sebagaimana orang yang mencintai istri atau budak wanitanya kemudian mereka berpisah namun rasa cinta itu tetap lekat dalam diri orang tersebut, kala itu dia tidak tercela sebagaimana berlalu dalam kisah Bariroh dan Mughits.


Begitu pula bila seseorang memandang sekejap kemudian ia memalingkan pandangannya namun cinta telah terlanjur hinggap dalam hatinya tanpa dia bisa kontrol. Meski demikian dia harus berusaha mengusir rasa itu dan memalingkan hati darinya, bila dia masih tersandera oleh rasa cinta itu setelah mengerahkan usaha maksimal untuk mengusir rasa tersebut maka dia tidak tercela. Raudhatul Muhibbin 147-148

والله تعالى أعلم بالحق والصواب

   

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com