SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Membantu Suami atau Total Menjadi Ibu Rumah Tangga


Akhwat (Jakarta)
2 years ago on Keluarga

Assalamualaikum wr wb Bersamai ini saya ingin menanyakan, mana yg lebih baik jadi ibu rumah tangga seutuhnya di rumah di bandingkan bekerja membantu suami untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. saya sedang galau antara dua hal ini, di satu sisi saya ingin menjadi ibu rumah tangga seutuhnya di sisi lain saya juga harus realistis, saya harus membantu suami saya bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari2 demikianlah wasalamuaalaikum wr wb
Redaksi salamdakwah.com
2 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Asalnya seorang wanita seharusnya berada di Rumah karena itulah yang terbaik baginya, Allah ta'ala berfirman di surat al-Ahzab ayat 33 memberikan perintah kepada istri-istri Nabi shallallahu alaihi wa sallam (Yang mencakup wanita muslimah juga):


وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأولَى وَأَقِمْنَ الصَّلاةَ وآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ...


Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


المَرْأَةُ عَوْرَةٌ، فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ


Wanita itu adalah aurat. Apabila ia keluar (rumah), maka setan akan menghiasi dirinya (sehingga dipandang indah di mata pria.pent) HR. Tirmidzi no.1173. DIshahihkan oleh al-Albani  

 

Perlu diketahui juga bahwa kebutuhan rumah tangga wajib dipenuhi oleh suami, dengan begitu istri tetap di Rumah, sibuk dengan tugas di dalam rumahnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:



....فَاتَّقُوا اللهَ فِي النِّسَاءِ، فَإِنَّكُمْ أَخَذْتُمُوهُنَّ بِأَمَانِ اللهِ، وَاسْتَحْلَلْتُمْ فُرُوجَهُنَّ بِكَلِمَةِ اللهِ.... وَلَهُنَّ عَلَيْكُمْ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ...

Bertakwalah kalian kepada Alloh dalam memperlakukan wanita kalian, karena sesungguhnya kalian mengambilnya dengan sebuah amanah Alloh, dan telah dihalalkan bagi kalian kemaluan mereka dengan kalimat Alloh........ mereka berhak(yang menjadi kewajiban kalian) atas rezki dan sandang yang sepantasnya" HR. Muslim no.1218

Seandainya suami sudah berusaha keras akan tetapi hasil yang diperoleh tetap tidak mencukupi kebutuhan pokok rumah tangga maka boleh bagi istri untuk bekerja. Berikut ini adalah syarat bekerjanya seorang istri yang merupakan hasil istinbat dari Nash-Nash yang ada. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi dalam salah satu petikan fatwanya menerangkan ,"Kaum wanita boleh bekerja di bidang yang layak bagi kodratnya secara syariat, selama masih dalam batasan-batasan yang mampu memelihara harga diri, agama dan kehormatannya, ketika bekerja dia juga tidak menjadi sumber fitnah di tengah masyarakat, juga tidak menjadi penyebab berkembangnya kerusakan, serta tidak mengabaikan hak-hak suami dan anak-anaknya, karena wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan bertanggungjawab terhadap keluarganya..."

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota    
Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota    
Abdurrazzaq `Afifi selaku Wakil Ketua    
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 17/236, Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor.5512

Syarat Istri yang bekerja (diterjemahkan secara bebas dari http://islamqa.info/ar/cat/2065)
1. Mendapatkan izin suami atau dalam keadaan terpaksa.
2. Jenis pekerjaan yang digelutinya sesuai dengan tabiatnya sebagai seorang perempuan.
3. Tidak ada ikhtilat di tempat kerjanya.
4. Dia harus tetap memakai hijab syar’i ketika bekerja.
5. Pekerjaan ini tidak menjadikannya bersafar tanpa mahram.
6. Keluarnya dia ke pekerjaan ini tidak menuntutnya untuk berbuat haram seperti khalwat di kendaraan.
7. Pekerjaan ini tidak melalaikannya dari kewajibannya sebagai seorang istri atau ibu jika dia mempunyai anak.

Sebelum memutuskan untuk bekerja di luar rumah sebaiknya seorang istri mencari dan melakukan usaha yang bisa menghasilkan pemasukan di dalam rumahnya, seperti industri kecil rumah tangga yang banyak tersebar di negara kita. Kalau itu sudah mencukupi maka tidak perlu lagi bekerja di luar rumah.


وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين

PERTANYAAN TERKAIT

© 2019 - Www.SalamDakwah.Com