SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Muamalah Yang Tepat Seseorang Terhadap Mertuanya


Akhwat (bekasi)
4 years ago on Keluarga

assalamualaikum pak ustad,saya mau bertanya..kewajiban menantu laki-laki terhadap mertua perempuan ituw apa saja? apakah benar..bukan kewajiban menantu laki-laki bahagiain mertua? mohon jawabannya pak ustad..terimakasih assalamualaikum wr.wb
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Meskipun mertua statusnya tidak seperti orang tua sendiri namun hukum asalnya seorang menantu harus tetap berbuat baik kepadanya sebagaimana berbuat baik kepada muslim lainnya serta menunaikan hak-haknya sebagai seorang muslim. menantu juga diharamkan untuk berbuat buruk dan menyakiti mertuanya. Diantara sikap yang harus dilakukan seorang menantu kepada mertuanya adalah:

1. Menunaikan hak-haknya sesama muslim

   عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ» قِيلَ: مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللهِ؟، قَالَ: «إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاكَ فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللهَ فَسَمِّتْهُ، وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu dia berkata sesungguhnya Rasulullah shallallahu alaihi wa sallama bersabda“Hak seorang muslim atas muslim yang lain ada enam: Jika engkau bertemu dengannya maka ucapkanlah salam, jika dia mengundangmu maka datanglah, jika dia meminta nasehat kepadamu maka berilah nasehat, jika dia bersin lalu mengucapkan Alhamdulillah maka doakanlah, jika dia sakit maka jenguklah, dan jika ia meninggal maka iringilah jenazahnya “ (HR. Muslim no.2162; Ahmad 14/439 dan diriwayatkan oleh yang lainnya).

2. Mencintai untuk mertuanya apa yang dia cintai untuk dirinya sendiri

Dalam salah satu hadits disebutkan,"

عَنْ أَبِيْ حَمْزَةَ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ خَادِمِ رَسُوْل الله عَنْ النَّبِي قَالَ : لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik, khadim (pembantu) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, “Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya”. HR. Bukhari no.13; Muslim no.45 dan yang lainnya  

3. Memilii kedekatan, keringanan dan kemudahan dalam bergaul dengannya

Dalam salah satu hadits shahih disebutkan

«أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِمَنْ يَحْرُمُ عَلَى النَّارِ أَوْ بِمَنْ تَحْرُمُ عَلَيْهِ النَّارُ، عَلَى كُلِّ قَرِيبٍ هَيِّنٍ سَهْلٍ»

Maukah aku kabarkan kepada kalian terkait orang yang haram masuk  neraka atau orang yang neraka diharamkan atasnya yaitu setiap orang yang memiliki kedekatan (dengan manusia), ringan, mudah (dalam pergaulan). HR. Tirmidzi no.2488
 

4. Menghormatinya

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda

«لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيُوَقِّرْ كَبِيرَنَا»


Bukan termasuk dari golongan kami orang yg tak menyayangi anak kecil kami & tak menghormati orang tua (orang dewasa) kami. HR. Tirmidzi no.1919; Ahmad 11/527 dengan lafadz berbeda dan diriwayatkan pula oleh yang lainnya

5. Menjadikan dia gembira dan senang

Karena ini bisa menjadikan istri senang dan bahagia, sedangkan menjadikan istri senang dan bahagia adalah termasuk bermuamalah yang baik  yang disyariatkan dalam islam. Allah Ta’ala berfirman dalam surat an-Nisa' ayat 19:

{وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا }

“Dan pergaulilah mereka (para istri) dengan sepatutnya. Kemudian bila kalian tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kalian tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.”

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

والله تعالى أعلم بالحق والصواب

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com