SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hutang Sembunyi Sembunyi


Akhwat (JAKARTA)
3 years ago on Aqidah

assalamualaikum ustad, saya ingin bertanya mengenai hutang piutang. saya pernah meminjam uang perusahaan, dikarenakan keadaan darurat, saya lupa berapa jumlah uang yang saya pakai, karena tidak seorang pun yang tau saya memakai uang tersebut. saya ingin menggantinya, namun saya lupa jumlah uang yang saya pakai, bagaimana cara untuk menggantinya ustad? mohon dijawab ustad, terimakasih, wassalamualaikum
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

Apa yang anda perbuat merupakan perbuatan yang sangat berbahaya untuk dunia dan akhirat Anda. Apabila anda diberi amanah mengurus keuangan perusahaan kemudian anda mengambil sebagiannya tanpa sepengetahuan dan izin pemilik atau penanggung jawab  maka yang terjadi adalah anda berkhianat terhadap apa yang diamanahkan kepada anda sedangkan Allah ta'ala memerintahkan kita untuk menjaga amanah dan menyerahkan amanah kepada orang yang berhak. Allah ta'ala berfirman dalam surat Al-Anfal ayat 27

 يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَخُونُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ وَتَخُونُوا أَمَانَاتِكُمْ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ


“Wahai orang yang beriman jangan kalian menghianati Allah ta'ala, mengkhianati Rasulullah dan berkhianat dalam amanat yang kalian pikul sementara kalian mengetahui.

Allah juga telah berfirman pada surat An-Nisa' ayat 58

 إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَى أَهْلِهَا

“Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian untuk menyampaikan amanat kepada pemiliknya/yang berhak menerimanya.

Apabila sampai anda meninggal dunia sedangkan tidak ada satu orang pun yang tahu kejadian anda tersebut maka dikhawatirkan anda termasuk orang celaka yang digambarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam di hadits berikut

 عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «أَتَدْرُونَ مَا الْمُفْلِسُ؟» قَالُوا: الْمُفْلِسُ فِينَا مَنْ لَا دِرْهَمَ لَهُ وَلَا مَتَاعَ، فَقَالَ: «إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلَاةٍ، وَصِيَامٍ، وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا، وَقَذَفَ هَذَا، وَأَكَلَ مَالَ هَذَا، وَسَفَكَ دَمَ هَذَا، وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ، وَهَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ، فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ، ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ»


Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:”Tahukah kalian siapa orang yang bangkrut itu?” Mereka berkata, “Orang yang bangkrut diantara kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta.” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku pada hari kiamat itu adalah orang yang datang membawa pahala shalat, membawa pahala puasa, dan membawa pahala zakat, namun di sisi lain ia pernah mencaci-maki orang ini, menuduh orang ini, memakan harta orang ini, mengucurkan darah orang Ini, dan memukul orang ini; lalu diberikanlah kebaikan-kebaikannya kepada orang ini dan ini (yang didzalimi tersebut). Apabila kebaikan-kebaikannya sudah habis sebelum melunasi hutang-hutang kedzaliman itu, maka akan diambillah dosa-dosa mereka (orang yang didzalimi itu) dan ditanggungkan kepada dia, kemudian ia pun dilemparkan ke dalam api neraka.”” (H.R. Muslim no.2581;At-Tirmidzi no.2418; Ahmad 13/399 dan yang lainnya. Lafadz dia atas adalah lafadz Muslim)

Oleh karena begitu berbahayanya manuver anda tersebut seharusnya anda segera bertaubat nasuha supaya Allah ta'ala menghindarkan anda dari masalah di dunia dan akhirat. Silahkan melihat jawaban kami sebelumnya di link berikut http://www.salamdakwah.com/baca-pertanyaan/dosa-.html

Jumlah nominal yang lupa anda catat bukanlah alasan yang membolehkan anda untuk berlepas tangan. Anda harus mencari dan menyelidiki dengan maksimal jumlah nominal hutang anda  melalui semua jalan yang mungkin ditempuh, seperti melihat lalu lintas transfer simpanan uang perusahaan atau melihat kebiasaan anda ketika masa darurat tiba, berapakah uang yang biasanya anda pakai atau cara-cara lain yang mungkin bisa dipakai. Kalau perlu anda menambah dari nominal ynag diperkirakan supaya lebih selamat karena khawatir apa yang anda pinjam sebenarnya lebih besar.

 

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com