SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Pernah Berbuat Zina


Akhwat (bandung)
3 years ago on Keluarga

 assalamualikum ustadz, saya punya masalah, saya menyesal telah melakukan zina dengan seseorang , saya juga sudah bertaubat dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Sekarang saya bingung ustadz, saya ingin mengajaknya untuk bertaubat tapi saya takut dia tidak menerima dan malah meninggalkan saya padahal saya sangat menyayanginya pertanyaan saya ustadz apa yg harus saya lakukan ? -terimakasih ustadz
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Semoga Allah ta'ala menerima taubat anda. Termasuk konsekwensi bertaubat adalah anda harus memutuskan hubungan pacaran atau semacamnya yang mengantarkan anda kepada perbuatan keji tersebut. Kirimlah kepada laki-laki tersebut informasi terkait betapa besarnya bahayanya perbuatan zina dan suruhlah dia bertaubat. Bila dia tidak mau bertaubat maka anda tidak boleh menikah dengannya. Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin pernah ditanya," Apa makna ayat mulia (An-Nur:3)


 الزَّانِي لا يَنْكِحُ إلا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لا يَنْكِحُهَا إِلا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ

 Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin.

 Dan apakah keimanan terangkat dri diri seseorang serta ia menuju kemusyrikan bila ia melakukan dosa ini?


Beliau menjawab: Apabila kita membaca ayat ini (yang ditutup oleh Allah dengan: dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin) kita bisa mengambil sebuah hukum, yaitu haramnya menikahi pezina wanita dan haramnya menikahi pezina laki-laki. Maksudnya seseorang tidak boleh menikahi pezina wanita dan seorang laki-laki tidak boleh menikahkan putrinya dengan pezina laki-laki...Akan tetapi hukum ini hilang dengan taubat. Apabila seorang pezina laki-laki atau perempuan bertaubat dari zinanya maka akan hilanglah darinya pensifatan tersebut darinya, yakni pensifatan sebagai seorang pezina.. Apabila pezina laki-laki telah bertaubat dari perbuatan zinanya atau pezina wanita dari perbuatan zinanya maka boleh menikahinya. Fatawa Islamiah syaikh Utsaimin 3/246-247

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa juga pernah ditanya: Apabila seorang laki-laki berzina dengan seorang wanita kemudian ia menikahinya. Setelah 4 bulan laki-laki itu bertaubat kepada Allah ta'ala. Apakah akad nikahnya sah?
Mereka menjawab: Tidak boleh menikahi pezina wanita dan tidak sah menikahinya sampai dia bertaubat dan masa iddahnya telah berlalu. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 18/383-384. Pertanyaan ke 3 dari fatwa no 17776

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com