SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Keraguan Yang Menimpa Iman


Akhwat (kota kinabalu)
3 years ago on Aqidah

Ustaz, saya merasa sangat bimbang apabila terlintas dihati dan fikiran saya adakah iman saya ini diterima Allah? Ini terjadi apabila datang keraguan dihati berkenaan kewujudan Allah, kebenaran islam padahal Allah itu jelas dan nyata wujud di mana-mana jua.saya juga hairan mengapa hati saya merasa ragu. Seringkali terjadi begini tetapi saya tetap usaha membuang jauh keraguan itu dan beristighfar.Adakah ini menjadikan iman saya tidak sah? Saya sangat takut bila jatuh munafik..saya sangat takut pada Allah yang telah menjanjikan seksaan kepada yang munafik dan seumpamanya..tolong jelaskan pada saya ustaz bagaimana mahu menghilangkan bisikan hati tentang keraguan ini
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

Semoga Allah ta'ala menguatkan keimanan ibu Ammar dan menghilangkan bisikan jahat yang dihembuskan setan ke dalam hati untuk menggoyahkan imannya. Syaikh Ibnu Baz pernah ditanya dengan pertanyaan senada," Saya selalu melaksanakan shalat lima waktu, puasa, seluruh kewajiban Islam namun kadang ada keraguan dalam diri saya. Apa yang harus saya lakukan untuk mengusir keraguan ini? Apakah keraguan tersebut mengeluarkan seorang muslim kepada kekufuran? Apakah saya berdosa kala itu? Berilah kami faedah ilmu. Semoga Allah memberikan balasan kebaikan kepada anda."

Beliau menjawab," Apabila keraguan itu terkait dengan Allah ta'ala, negeri akhirat, surga atau neraka dan semacamnyamaka ini semua bersumber dari setan. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ketika ditanya oleh para sahabat tentang apa yang menimpa mereka ini beliau menjawab," katakanlah aku beriman kepada Allah ta'ala dan Utusan-Nya. Hendaklah dia berlindung kepada Allah dan menghentikan (lintasan pikiran itu)"

Ini terjadi kepada sahabat Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan mereka bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam, mereka berkata," terjadi pada salah seorang kami sesuatu yang kami lebih suka untuk tersungkur dari langit dibanding mengucapkannya," Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda," itu adalah bisikan-bisikan, itu adalah keimanan yang nyata,"
Sebab mengingkari bisikan buruk ini dan angapan bahwa bisikan ini adalah perkara yang besar adalah termasuk tanda keimanan yang nyata dan kuatnya iman. Seorang mukmin bila mendapati bisikan ini dia mengingkarinya didorong oleh imannya dan dia mengingkarinya didorong oleh ilmu yang Allah karuniakan kepada dia sebab dia beriman kepada Allah ta'ala dan hari akhir, dia mengatakan kala itu aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, aku berlindung kepada Allah dari setan yang terlaknat
Bila demikian itu tidak akan memberi mudhorot kepada dia. itu tidak akan mempengaruhi imannya selama dia terus melawannya sekuat tenaga sesuai dengan arahan Nabi shallallahu alaihi wa sallam dengan mengatakan," aku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Aku berlindung dari setan,"... http://www.binbaz.org.sa/noor/9199

Silahkan juga melihat jawaban kami sebelumnya untuk pertanyaan semisal di link ini

Wallahu ta'ala a'lam 

 

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com