SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mengganti Nama Anak Yang Sering Sakit


Ikhwan (depok)
3 years ago on Keluarga

assalamualaikum.wr.wb saya mau tanya,gmna mantan istri mau mengganti nama anak sya,sdangkan saya tidak setuju,karna tdk ada yg perlu di ganti,seperti anak sllu sakit dsb. apa hukum nya dalam islam,saya selaku ayah kandungnya,tidak rela dunia akhirat
Redaksi salamdakwah.com
3 years ago

 

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

 

 

Kami belum mengetahui adanya dalil shahih yang mewajibkan orang tua mengganti nama anaknya bila anaknya sakit-sakitan. Apabila nama anak anda sudah bagus dan anda tidak mau merubahnya maka anda berhak untuk melarang istri anda mengganti, mengingat hukum asalnya pemberian nama anak dilakukan oleh ayahnya. Ada pertanyaan yang diajukan kepada Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi," Apakah memberi nama anak merupakan hak ayah atau ibu? Jika sang ibu memberi nama anaknya dengan nama yang berlainan dengan nama yang diberi oleh ayahnya dan tanpa sepengetahuan ayahnya, maka nama mana yang dianggap sah? Apa hukum mengubah nama dari Muhammad kepada nama-nama lain yang dipakai oleh kaum Muslimin? Berilah kami penjelasan. Semoga Allah membalas Anda dengan yang lebih baik.

Mereka menjawab," Memberi nama anak merupakan hak ayah dan dia harus memilih nama yang baik untuk anaknya yang baru lahir. Berdasarkan sunah, nama yang jelek perlu diubah menjadi nama yang baik sebagaimana yang dilakukan Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam terhadap sejumlah sahabat. Nama Muhammad boleh diubah dengan nama lain. Apabila namanya nama yang diharamkan seperti nama yang bermakna penghambaan kepada selain Allah seperti Abdunnabi, maka nama tersebut wajib diubah."
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Bakar Abu Zaid selaku Anggota
Shalih al-Fawzan selaku Anggota
Abdullah bin Ghadyan selaku Anggota
Abdul Aziz Alu asy-Syaikh selaku Wakil Ketua
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz vselaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 10/479-480. Fatwa nomor 19789

Wallahu ta'ala a'lam

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com