SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menentukan Harga Di Atas Pasaran


Ikhwan (Bekasi)
3 years ago on Mu'ammalah

Assalamualaikum
Ustadz apakah seseorang perdagang boleh menentukan harga diatas pasaran?



وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya: Apakah dalam berdagang ada batasan tertentu untuk mengambil untung, atau keuntungan itu sifatnya tidak terbatas? Mohon jawaban atas pertanyaan ini beserta dalilnya, dan mohon diingat besarnya pajak yang harus dibayar oleh pedagang setiap tahun.


Mereka menjawab: Diperbolehkan bagi seorang reseller (pembeli barang dagangan untuk dijual kembali) atau orang yang membeli untuk dimiliki untuk menjual kembali dengan harga lebih tinggi dari harga belinya, baik secara tunai maupun kredit. Kami tidak mengetahui batas maksimum penentuan keuntungan, tetapi semestinya seorang penjual tetap meringankan dan memudahkan pembeli karena ada anjuran untuk itu. Namun jika barang itu sudah dikenal dengan harga tertentu di suatu daerah, tidak semestinya seorang muslim menjual lebih mahal kepada orang yang tidak tahu harga, kecuali jika dia sudah memberitahukan kondisi sebenarnya. Sebab, menjual barang seperti itu dengan harga yang lebih mahal adalah termasuk penipuan. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain. Dia tidak boleh menzalimi, menelantarkan, menipu, dan mengkhianatinya. Dia harus selalu memberikan nasihat atau saran di mana pun. Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda,


الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ


"Agama adalah nasihat." Hadis ini diriwayatkan oleh Muslim dalam kitab Shahih-nya. Dalam kitab Shahihain (Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)


Disebutkan riwayat dari Jarir bin Abdillah al-Yamani yang berkata,


بَايَعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى إِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَالنُّصْحِ لِكُلِّ مُسْلِمٍ


"Aku berbaiat kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam untuk mendirikan salat, menunaikan zakat, dan memberi nasihat kepada setiap muslim." Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi

Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua Komite

Abdurrazzaq `Afifi selaku Wakil Ketua

Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 13/89-90 pertanyaan pertama dari fatwa no. 4552

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com