SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

40 Hari Shalat Jamaah Untuk Terlepas Dari Nifaq dan Neraka


Ikhwan (Makassar sul sel)
4 years ago

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu ustadz. barakallahu diikuti
bagaimana cara sholat 40 hari yg tak ketinggalan takbiratul ihram bersama imam, apakah sah jika pernah safar cuma melakukan sholat sendirian tak berjamaah? atau sholat berjamaah berdua dirumah krn tak ada adzan dimesjid? syukran jazaakallahu khairan
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Dalam salah satu riwayat disebutkan

عن أنس بن مالك ـ رضي الله عنه ـ قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَتْ لَهُ بَرَاءَتَانِ بَرَاءَةٌ مِنْ النَّارِ وَبَرَاءَةٌ مِنْ النِّفَاقِ

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, ia mengatakan, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda: “Barangsiapa yang shalat karena Allah selama 40 hari secara berjama’ah dengan mendapatkan Takbir pertama (takbiratul ihramnya imam), maka ditulis untuknya dua berlepas diri, yaitu berlepas diri dari api neraka dan berlepas diri dari sifat kemunafikan.” (HR. Tirmidzi no.241 dinyatakan hasan oleh Syaikh Al Albani

Dalam keadaan safar bila anda singgah di suatu tempat kemudian anda mendengarkan adzan di dekat anda maka anda harus mendatanginya dan mengikuti shalat berjamaah bila waktu singgah masih lama. Bila tidak memungkinkan untuk mengikuti shalat berjamaah kala safar maka semoga saja itu tidak memutus rangkaian yang telah anda mulai sebelumnya dalam rangka melaksanakan shalat berjamaah 40 hari tanpa melewatkan takbirotul ihrom dari imam.

Syaikh Masyhur bin Hasan pernah ditanya,"Apakah safar dan sakit memutus rangkaian/kesinambungan dalam mendapati takbirotul ihrom?

Beliau menjawab," demi Allah ini amalan yang penting. Setiap dari kita perlu melaksanakan amalan ini meski cuma sekali seumur hidup sehingga dia bertemu dengan Rabbnya dalam keadaan telah menebus dirinya dari api neraka dan kemunafikan berdasarkan janji Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam. Salah seorang dari orang-orang sholeh pada masa lalu membeli diri mereka dari Allah berulang kali, salah seorang dari mereka bersedekah senilai diyat dirinya yaitu 12 ribu dirham, dia mensedekahkannya seraya berkata," saya membeli diri saya dari Allah."

Anda bisa dapati di buku tarajum (biografi), mereka mengatakan bahwa dia telah membeli dirinya dari Allah sekali, dua kali, tiga kali dan seterusnya
Terkait jawaban untuk pertanyaan di atas, barang siapa yang sudah mulai namun tiba-tiba dia sakit atau dia bersafar maka orang yang sakit dan musafir mendapatkan udzur dari ikut shalat berjamaah, kami katakan kepadanya berdasarkan masalah-masalah yang serupa dan sejenis," bila anda dimaafkan untuk berturut-turut dalam urusan yang fardhu maka dari yang fadhilah lebih utama untuk dimaafkan. Barang siapa yang telah memperoleh 10 hari kemudian sakit dua hari maka setelahnya dihitung yang kesebelas dan dia tidak perlu memulainya kembali, begitu pula orang yang bersafar. Aku berpendapat ini tidak apa-apa, aku melihat ini adalah pendapat yang kuat...

Supaya anda bisa menyempurnakannya anda harus mendengar takbirotul ihrom imam secara langsung selama 40 hari berturut-turut (ini untuk shalat lima waktu). Apabila anda sekali melewatkannya maka anda harus memulainya dari awal. Begitu pula bila takbirotul ihrom terlewat karena ketiduran ini perlu dimulai lagi dari awal sebab udzur tidur tidaklah sama dengan udzur sakit dan safar mengingat itu bisa diususul. Wallahu a'lam. http://ar.islamway.net/fatwa/31052/%D8%A5%D8%AF%D8%B1%D8%A7%D9%83-%D8%AA%D9%83%D8%A8%D9%8A%D8%B1%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A5%D8%AD%D8%B1%D8%A7%D9%85-%D9%85%D8%B9-%D8%A7%D9%84%D8%A5%D9%85%D8%A7%D9%85-%D9%84%D9%85%D8%AF%D8%A9-%D8%A3%D8%B1%D8%A8%D8%B9%D9%8A%D9%86-%D9%8A%D9%88%D9%85%D8%A7

والعلم عند الله تعالى
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com