SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Tinggal Bersama Ortu Setelah Melahirkan


Ikhwan (bekasi)
5 years ago

Assslmkum wr wb.
apakah boleh isteri lebih patuh terhadap apa-apa yang dikatakan ibunya paska melahirkan banyak pantangan bermacam-macam dari ibunya:
@ikut suami nanti setelah 40 hari setelah melahirkan
@harus tinggal bersama ibunya walau sang suami sudah mengajak untuk ikut pulang kerumah tinggalnya suami
@lebih percaya ibunya tentang hal-hal yang dilarang paska melahirkan tanpa melihat kewajiban isteri terhadap suami walau larangan-larangan tersebut tak ada dalam syariat agama islam
mohon bantuan penjelasannya saya sudah menjelaskan kepada isteri jangan terlalu percaya dengan hal-hal yang berhubungan dengan melahirkan dengan pantangan-pantangan yang tidak ada sumber dari ajaran agama islam.sampai sekarang tetap mambatu tetep patuh dengan apa yg dikatakan orang tuany.
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Pada point pertama dan kedua bila istri meyakini ada fadhilah tertentu maka dia telah salah dan termakan oleh khurofat mengingat itu tidak ada dasarnya dalam syariat dan tidak pula teruji secara ilmiah adanya kelebihan tertentu dari tinggal bersama ibu setelah melahirkan. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya Nenekku telah mengunjungi kota Makkah dia mendengar bahwa di sana, wanita yang belum punya anak atau gadis yang belum menikah harus membaca surat al-Ikhlas di dalam Makkah, kemudian mengasapi rumah dan badannya, dan untuk selanjutnya tidur, apabila ini dilakukan maka Allah akan memberinya rizki anak-anak, begitu pula gadis yang belum menikah Allah akan mengkaruniakan kepada dia suami yang dia idamkan, saudariku yang telah menikah bertanya,"Saya ingin melakukan ini namun saya khawatir apakah benar demikian? Saya berharap anda menjawab dengan apa yang ada kebaikan di dalamnya.

Mereka menjawab," Apa yang disebutkan di pertanyaan di mana,"seorang wanita mengerjakannya demi memperoleh anak atau memperoleh suami, ini semua batil lagi tidak ada dasarnya dan ini termasuk khurofat jahiliah, seorang muslim tidak boleh meyakininya dan mengerjakannya. Yang diwajibkan adalah
- Bertawakkal kepada Allah
- Berdoa kepadanya
- Berobat dengan obat yang diperbolehkan ke dokter untuk memperoleh keturunan

Membaca surat al-Ikhlas dan surat lain dalam al-Qur'an adalah perbuatan yang baik namun bukan dengan format semacam ini. Wabillahi at-Taufiq
Bak Abu Zaid selaku anggota
Sholeh al-Fauzan selaku anggota
Abdullah bin Ghadyan selaku anggota
Abdul Aziz Alu Syaikh selaku anggota
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 19/145 pertanyaan pertama dari fatwa no.18622

Kalaupun dikatakan oleh si istri bahwa tidak ada keyakinan tertentu dari tinggal bersama ibu setelah melahirkan si sitri tetap saja salah mengingat dia telah mengedepankan perintah ibu dibanding perintah suami, padahal perintah suami kala itu tidak melanggar syariat. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah menggambarkan betapa besar hak suami atas istrinya. Beliau bersabda:


لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لِأَحَدٍ لَأَمَرْتُ المَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

Jikalau saya boleh memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada orang lain, niscaya aku perintahkan seorang istri bersujud kepada suaminya. HR. Abu Daud no.2140 dan Tirmidzi no.1159 dan Ibnu Majah no.1853. Albani mengatakan hadits ini hasan Shahih

Ali bin Hasan al-Mardawi, salah seorang Ulama' Hanbali yang meninggal pada tahun 885 H menerangkan," Istri tidak wajib untuk mentaati kedua orang tuanya bila mereka memerintahkannya untuk berpisah dengan suaminya, begitu juga mentaatinya dalam mengunjungi dan semacamnya, dan suaminya lebih berhak ditaati. Al-Inshaf 8/362

Apabila istri tidak berkenan juga mendengar masukan anda silahkan meminta bantuan kepada ustadz atau pemuka agama setempat yang dikenal memiliki ilmu dan sifat wara' untuk menasehati istri dan keluarganya. Semoga Allah ta'ala memberi hidayah keluarga anda sehingga bisa tetap meniti jalan kebenaran bersama-sama.

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com