SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Qadha Puasa Ibu Hamil


Ikhwan
5 years ago

Assalamualaikum ya ustadz..

Istri saya mempunyai 14 puasa qadha dari bulan ramadhan yang kemarin karena disebabkan udzur yang syar'i, dia sudah mengqadha 5 hari, akan tetapi sisanya belum mampu dikerjakan karna sering sakit, hal ini disebabkan karena istri saya sedang mengandung. sedangkan bulan ramadhan tahun ini tinggal beberapa bulan lagi, jika seandainya istri saya belum mampu mengqadha puasanya hingga menjelang puasa ramadhan tahun ini (tentunya karna istri saya masih dalam hamil atau menyusui ). apa yang harus dilakukan oleh istri saya ?,
atas penjelasannya saya ucapkan terima kasih.
wassalam
5 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"
Istri saya mempunyai kewajiban meng-qadha puasa Ramadhan selama tiga atau empat tahun. Dia tidak dapat berpuasa pada Ramadhan-Ramadahn tersebut karena hamil atau menyusui. Dan Ramadhan tahun ini dia sedang menyusui. Dia bertanya kepada Anda sekalin, apakah ada keringanan dengan memberi makanan fakir miskin? Sebab, dia merasa keberatan meng-qadha tiga atau empat kali Ramadhan.

Mereka menjawab,"Dia boleh menunda qadha puasa jika sebabnya adalah hamil dan menyusui. Kapan saja ketika dia merasa mampu meng-qadha-nya maka dia wajib segera melakukannya, karena dia dihukumi seperti orang sakit. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman (al-Baqarah:185)

{وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ}

Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari- hari yang lain.
Dia tidak berkewajiban menggantinya dengan memberi makan fakir miskin.
Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa
Abdullah bin Qu'ud selaku Anggota
Abdurrazzaq `Afifi selaku Wakil Ketua Komite
Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku Ketua
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 10/221-222 pertanyaan pertama dari fatwa no.6608

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com