SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menunda Warisan Karena Masih Kecil


Ikhwan (medan)
4 years ago

assalamua'laikum...pak ahmad memiliki anak 3, 2 laki2, 1 perempuan!
ada yg udah menikah,baliq,dan anak2!
pak ahmad meninggal!
apakah hak waris sudah jatuh ustadz?
sang istri udh pernah bertanya pada seorang ustadz dan menjawab bahwa si istri masih memiliki tanggungan yang belum lepas, dan menyarankan belum ada pembagian!
mohon pencerahannya!
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Ketika seseorang meninggal kemudian biaya pengurusan jenazah, hutang dan wasiat dia ditunaikan maka harta yang tersisa menjadi hak milik dari ahli waris sesuai dengan pembagian yang syar'i dan tidak layak untuk ditunda pembagiannya, terlebih bila ada ahli waris yang meminta jatah bagiannya. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan," Tidak layak untuk menunda pembagian warisan sebab itu akan menimbulkan penundaan penyerahan hak kepada yang berhak. Di sisi lain itu akan berefek penundaan terhadap pembayaran zakat sebab setiap ahli waris bisa saja berdalih bahwa dia tidak tahu bagiannya atau belum menerimanya. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 16/441 fatwa no.12550

Apabila ahli waris sepakat untuk menunda karena alasan syar'i maka itu tidak apa-apa. Apabila tidak ditunda dan bagian harta waris anak yang kecil banyak maka uang nafkah diambil dari bagian warisannya Lajnah Daimah menerangkan,"Pertama: wajib menjaga harta anak yatim dan tidak boleh mengutak-atiknya kecuali bila ada maslahatnya (ini dengan izin hakim). Tidak ada larangan mengambil harta anak yatim untuk menafkahinya sesuai dengan kebutuhan menafkahinya

Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz selaku ketua
Abdul Aziz bin Abdullah Ali Syaikh selaku wakil ketua
Sholeh bin Fauzan selaku anggota
Bakr bin Abdullah Abu Zaid selaku anggota
14/249 fatwa no.18327

Untuk menjaga dari kurang dan habis harta anak yatim dianjurkan untuk diinvestasikan, Manshur al-Buhuti menerangkan," Dianjurkan untuk berdagang dengan harta anak yatim berdasarkan perkataan Umar radhiyallahu anhu dan yang lainnya," investasikanlah harta anak yatim dalam perdagangan supaya dia tidak berkurang/habis karena zakat. Kassyaf al-Qina' 3/449
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com