SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Boros


Akhwat (Jakarta)
4 years ago

Ustadz saya orangnya boros .Adakah doa agar kita terhindar dari sifat boros?
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago

Semoga Allah ta'ala mudahkan anda dan kita semua untuk menjauhi sikap boros dan melampaui batas dalam setiap masalah. Kami belum mengetahui adanya doa khusus yang diwajibkan supaya seseorang dijauhkan oleh Allah azza wajalla dari perbuatan tercela dan terlarang ini. Artinya tidak ada batasan do'a tertentu untuk ini namun ada do'a ma'tsur yang bagus bila diamalkan untuk mengharapkan ampunan dari Allah ta'ala dari sikap boros, do'a tersebut berbunyi,"

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا

Wahai Rabb kami ampunilah kami dan sikap berlebih-lebihan kami dalam urusan kami

Ini berdasarkan ayat al Qur'an di surat Ali Imron ayqt 147:

وَمَا كَانَ قَوْلَهُمْ إِلَّا أَنْ قَالُوا رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ

Tidak ada do`a mereka selain ucapan: “Ya Rabb kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.

Dalam tafsir al-Maraghi disebutkan," al-Israf pada segala sesuatu maksudnya adalah melampaui batas dalam masalah itu. Tafsir al-Maraghi 4/84.

Selain berdoa seharusnya penanya menempuh langkah nyata untuk menjauhkan diri dari sifat boros misalnya memanage ulang pemasukan dan pengeluaran dia dan seterusnya. Dalam salah satu riwayat hasan adalah,"

حَدَّثَنَا المُغِيرَةُ بْنُ أَبِي قُرَّةَ السَّدُوسِيُّ، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ، يَقُولُ: قَالَ رَجُلٌ: يَا رَسُولَ الله أَعْقِلُهَا وَأَتَوَكَّلُ، أَوْ أُطْلِقُهَا وَأَتَوَكَّلُ؟ قَالَ: «اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ»

Al-Mughirah ibn Abi Qurrah As-Sadusi mengabarkan kepada kami, “Saya mendengar Anas ibn Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wahai Rasulullah apakah saya ikat (tambatkan) unta itu lalu saya bertawakkal ataukah saya lepaskan unta itu lalu saya bertawakkal?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata, “Ikatlah unta tersebut, lalu bertawakallah.” (HR.Tirmidzi no.2517 dan dihasankan oleh Albani

والله تعالى أعلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com