SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Menikah Dengan Bekas Pasangan Anaknya


Ikhwan (solo)
5 years ago

Assalaamu'alaikum warahmatulloohi wabarakaatuh ustadz
Apakah tidak ada istilah mantan mertua buat suami istri yg sdh bercerai?.. Bukannya hubungan mereka sdh putus? Seandainya bekas bapak mertua perempuan tadi setelah dicerai mau menikahi wanita tsb bukannya halal?.. Syukron ustadz
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Terima kasih atas kunjungan dan pertanyaan yang disampaikan oleh penanya, semoga Allah ta'ala selalu berkenan untuk menjaga kita dan keluarga di dunia dan di akhirat.

Seorang laki-laki bila telah melakukan akad pernikahan terhadap seorang wanita maka haram baginya untuk menikahi ibu istrinya meskipun dia masih belum bercerai dari istrinya atau telah bercerai dengan mantan istrinya tersebut. Ini berdasarkan keumuman firman Allah ta'ala dalam surat An-Nisa ayat 23 :

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالاَتُكُمْ وَبَنَاتُ الأَخِ وَبَنَاتُ الأُ خْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللاَّتِيْ أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَآئِكُمْ وَرَبَآئِبِكُمُ اللاَّتِيْ فِيْ حُجُوْرِكُمْ مِنْ نِسَآئِكُمُ اللاَّتِيْ دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُوْنُوْا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلاَ جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلاَئِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِيْنَ

“Diharamkan atas kalian (mengawini) ibu-ibu kalian, anak-anak kalian yang perempuan, saudara-saudara kalian yang perempuan, saudara-saudara bapak kalian yang perempuan, saudara-saudara ibu kalian yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudara kalian yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudara kalian yang perempuan, ibu-ibu kalian yang menyusui kalian, saudara perempuan sepersusuan, ibu-ibu istri kalian (mertua), anak-anak istri kalian yang dalam pemeliharaan kalian dari istri yang telah kalian campuri, tetapi jika kalian belum campur dengan istri kalian itu (dan sudah kalian ceraikan), maka tidak berdosa bagi kalian untuk mengawininya, (dan diharamkan bagi kalian) istri-istri anak-anak kandung kalian (menantu), dan diharamkan juga menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Pada ayat di atas Allah ta'ala menyebutkan wanita-wanita yang haram dinikahi, dan diantara yang Allah sebutkan adalah "ibu istri kalian". Dan penyebutannya bersifat umum. Bahkan salah seorang Ulama' besar madzhab Maliki yang meninggal pada tahun 463 H yang bernama Abu Umar Ibnu Abdil Bar menyatakan adanya ijmak dalam masalah ini, beliau berkata,"
Ulama bersepakat bahwa siapa yang menggauli istrinya maka diharamkan atasnya untuk menikahi putri istrinya dan ibu istrinya. Al-Istidzkar 5/460

Adapun bapak mertua, dia juga diharamkan menikahi bekas istri putranya meski putranya belum melakukan percampuran dengan bekas istrinya. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"... Apakah dibolehkan bagi seorang ayah untuk menikahi wanita yang telah ditalak oleh anaknya (bila anaknya belum mencampurinya)?

Mereka menjawab,"...Begitu pula bila seorang anak (laki-laki) telah menjalin akad terhadap seorang perempuan, kala itu wanita tersebut haram untuk seterusnya bagi ayah si laki-laki, kakeknya dan seterusnya ke jalur atas baik itu hubungan yang disebabkan oleh nasab atau persusuan. Meskipun belum terjadi percampuran dan khalwat itu didasari keumuman firman Allah ta'ala ketika menyebutkan wanita yang haram dinikahi,"

{وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ}

(dan diharamkan bagi kalian) istri-istri anak-anak kandung kalian (menantu)
Dan berdasarkan sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam,"

يَحْرُمُ مِنَ الرَّضَاعِ مَا يَحْرُمُ مِنَ النَّسَبِ

Diharamkan dari persusuan sebagaimana diharamkan dari hubungan nasab
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 18/209 no.19764

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com