SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Barang yang tidak boleh dicicil


Ikhwan (Bekasi)
4 years ago

Assaamualaikum
Ustadz kalau membeli gandum dg perak, maka keduanya boleh dtambahkan dan boleh dicicil. bukannya gandum ditimbang dan perak juga ditimbang berarti diharamkan dicicil karena sebabnya sama akan tetapi beda jenisnya
Kalau berbeda sebab dan jenisnya, berarti emas ditukar uang boleh ditambahkan dan boleh dicicil. karena uang tidak di timbang sedangkan emas ditimbang beda sebabnya
Redaksi salamdakwah.com
4 years ago


وعليكم

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan,"Jual beli emas dengan perak atau apa yang dihukumi sama dengannya seperti berbagai jenis mata uang tidak diperbolehkan jika tidak diserahterimakan secara langsung. Ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad `Alaihish Shalatu was Salam,

الذَّهَبُ بِالوَرقِ رِباً إلِاَّ هَاء وَهاَء

"Jual beli emas dengan perak adalah riba, kecuali jika kedua belah pihak mengucapkan 'Anda ambil ini dan saya beri itu' (tunai)." (Muttafaq 'Alaih).

Dan berdasarkan sabda Beliau yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Muslim dari `Ubadah bin ash-Shamit radhiyallahu `anhu,

الذَّهَبَ بِالذَّهَبِ، وَالفِضَّةُ بِالفِضَّةِ، وَالبُرُّ بِالبُرِّ، وَالشَّعِيْرُ بِالشَّعِيْرِ، وَالتَّمْرُ بِالتَّمْرِ، وَالمِلْحُ بِالمِلْحِ، مِثْلاً بِمِثْلٍ، سَوَاءٌ بِسَوَاءٍ، يَدًا بِيَدٍ، فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الأَصْنَافُ، فَبِيْعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ، إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ

“Jika emas dijual dengan emas, perak dijual dengan perak, jelai dijual dengan jelai, gandum dijual dengan gandum, kurma dijual dengan kurma, dan garam dijual dengan garam, maka jumlah (takaran atau timbangan) harus sama dan dibayar kontan. Jika jenis barang tadi berbeda, maka silakan engkau membarterkannya sesuka kalian, namun harus dilakukan secara kontan (tunai).” HR. Muslim no.1587

Uang kertas memiliki kedudukan yang setara dengan emas dan perak karena status hukumnya sama sebagai alat pembayaran dan merupakan barang berharga. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 13/470-471 Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:2730

Uang, emas dan perak masih dalam satu illat (الثمنية وقيمة المبيع = alat pembayaran dan bernilai tinggi) meskipun beda jenis sehingga berlaku hukum wajibnya transaksi kontan bila melakukan penukaran komoditi-komoditi tersebut. Ini berbeda dengan gandum, gandum illatnya berbeda dengan emas dan yang satu illat. Gandum bukanlah alat pembayaran seperti emas dan tidak bernilai setinggi emas

Namun ada dalil yang lebih jelas dari itu yang membolehkan pembayaran tertunda untuk gandum dengan uang, diantara riwayat tersebut adalah," Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata,"

وَلَقَدْ رَهَنَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دِرْعًا لَهُ بِالْمَدِينَةِ عِنْدَ يَهُودِيٍّ، وَأَخَذَ مِنْهُ شَعِيرًا لِأَهْلِهِ

"Rasulullah pernah menggadaikan baju perangnya kepada seorang yahudi di Madinah, lalu beliau meminta gandum dari yahudi tersebut untuk diberikan kepada keluarganya. HR. Bukhari no.2069 dan yang lainnya

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com