SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Obat Riya


Ikhwan (Bekasi)
6 years ago

Assalamu'alaikum ustadz mau nanya, bagaimana cara menjaga amalan-amalan agar tetap ikhlas di tengah keramaian? Syukron
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Ulama' Komite Tetap Riset Ilmiahn dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"
Bagaimana cara berlepas diri dari riya' dan sum' ah? Bagaimana bunyi do'a-do'a ma'tsur terkait itu? Bagaimana cara mengetahui kalau suatu amalan itu didasari riya'?

Mereka menjawab,"
1. Berjuanglah semaksimal mungkin untuk:
- ikhlas beramal lillahi ta'ala
- menjauhi riya'
- Mintalah bantuan kepada Allah terkait hal itu.

2. Kenalilah Riya' dan variannya, semangatlah untuk menjauhinya.

3. Perhatikanlah efek buruk riya' di dunia dan akhirat. Siapa yang yang memperhatikannya maka ia akan membenci riya', sebab riya'nya tidak akan menarik kemanfaatan yang diberikan oleh orang-orang dan riya'nya juga tidak akan menolak bahaya dari mereka namun itu malah mengundang kebencian Allah, kemarahan-Nya dan murky-Nya sehingga orang tersebut rugi Dania akhirat...

Dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim disebutkan bahwasanya Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

«مَنْ سَمَّعَ سَمَّعَ اللهُ بِهِ، وَمَنْ يُرَائيِ يُرَائِي اللهٌ بِهِ

Barangsiapa yang (beramal) ingin didengarkan (oleh orang), maka Allah akan memperdengarkan niat keduniaannya. Dan barangsiapa yang (beramal) agar dilihat (orang), maka Allah akan perlihatkan niat riya'nya.” (HR. Bukhari, no. 6134 dan Muslim, no. 2986)

Dan termasuk hal yang membantu berlepas diri dari penyakit ini adalah
4. Memohon kepada Allah keselamatan ,meminta perlindungan kepada Allah dari penyakit ini, Mengingat-bahwa riya termasuk perbuatan orang munafiq yang disebutkan dalam Firman Allah ta'ala(an-Nisa':142)

إِنَّ ٱلۡمُنَٰفِقِينَ يُخَٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَٰدِعُهُمۡ وَإِذَا قَامُوٓاْ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُواْ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذۡكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلٗا

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.

Dalam satu riwayat dari Nabi shallallahu alaihi wa sallam disebutkan bahwa suatu ketika beliau berbincang dengan sahabat-sahabat Beliau. Beliau berkata,"

: " أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا الشِّرْكَ؛ فَإِنَّهُ أَخْفَى مِنْ دَبِيبِ النَّمْلِ ". قالوا:وَكَيْفَ نَتَّقِيهِ يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: قُولُوا: " اللهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ، وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُهُ "

Wahai manusia takutlah kalian semua dari syirik. Karena ia lebih tersembunyi dibandingkan langkah semut. Lalu mereka kepada beliau, “Wahai Rasulullah, bagaimana kita membentenginya?" Maka beliau bersabda: “Katakanlah ‘Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada Engkau dari mensekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui dan kami memohon ampun kepada-Mu dari apa yang tidak kami ketahui.”
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/360-361 Pertanyaan kedua dari fatw،a no. 17382
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com