SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Memakai Celak dan Cat Kuku


Akhwat (bekasi)
6 years ago

assalamu'alaikum..
ustadz....apa hukum memakai celak mata dan pacar kuku?

jazakillah khairon katsiro
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Seorang wanita boleh memakai cat kuku, Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Arab Saudi pernah ditanya,"
Apakah hal-hal berikut diharamkan dalam Islam... cat kuku...?

Mereka menjawab,"
Itu dibolehkan namun lebih utama itu ditinggalkan. Wajib untuk menghilangkannya kala berwudhu dan mandi wajib mengingat itu menghalangi ke permukaan badan. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah17/125-126 pertanyaan ke enam dari fatwa no.3377

Bisa jadi memakai cat kuku tidak diperbolehkan bila cat kuku digunakan untuk menutupi aib di hadapan orang yang akan melamar, tidak boleh juga menggunakan cat kuku dengan model yang menyerupai kekhususan wanita-wanita kafir atau wanita yang mesum, Kala itu keharamannya didasarkan pada sisi tasyabbuh dan bukan dilihat dari dzatnya.

Tidak boleh juga menggunakan pewarna kuku yang terbuat dari bahan yang najis. Tidak boleh juga menggunakan cat kuku yang dzatnya menghalangi air mengenai permukaan kuku, kecuali bila si pemakai mau menghilangkannya setiap akan wudhu atau mandi wajib sebagaimana ditegaskan oleh Ulama' Lajnah Daimah, mereka juga pernah ditanya,"
Kami mendengar sebagian ulama mengatakan bahwa perempuan dibolehkan berwudhu tanpa membersihkan cat kuku yang ada di kukunya terlebih dahulu. Apa pendapat Anda?

Mereka menjawab," Segala puji hanyalah bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Rasul-Nya, kerabat dan sahabat beliau.

Apabila cat kuku tersebut mengandung zat yang melekat di permukaan kuku (menghalangi air mengenai peemukaan kuku), maka wudhunya tidak sah tanpa membersihkannya terlebih dahulu. Namun, jika cat kuku tersebut tidak mengandung zat tersebut, seperti Hena (pacar), maka wudhunya sah. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 5/235 Pertanyaan Keenam Belas dari Fatwa Nomor 6504

Terkait memakai celak maka itu dibolehkan bagi laki-laki dan perempuan untuk memperkuat pandangan mata. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,"

عَلَيْكُمْ بِالْإِثْمِدِ عِنْدَ النَّوْمِ فَإِنَّهُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعَرَ

“Bercelaklah memakai itsmid karena itu dapat mencerahkan pandangan dan menumbuhkan rambut” (HR. Ibnu Majah no.3495 dan yang lainnya) Dishahihkan oleh al-Albani

Namun bagi kaum wanita dilarang untuk memperlihatkan matanya yang sudah diberi celak ke lelaki yang bukan suaminya dan bukan mahram mengingat celak termasuk alat untuk memperindah mata.

Boleh juga bagi seorang wanita untuk memakai celak dengan tujuan berhias untuk suaminya. Adapun laki-laki bila tujuan dia memakai celak untuk berhias maka ada perselisihan di kalangan ulama' terkait hal itu. Ulama' Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya,"
Apakah laki-laki boleh memakai celak?

Mereka menjawab," Segala puji hanya bagi Allah. Selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, dan para sahabat beliau. Amma ba'du,

Ya. Laki-laki boleh memakai celak. Sebab, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dulu memakai celak ketika hendak tidur. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 5/205 Pertanyaan Kedua dari Fatwa Nomor:( 3598 )

Syaikh Muhammad bin Sholeh al-Utsaimin menerangkan," Bercelak dengan tujuan untuk keindahan dan berhias. Kaum wanita dituntut untuk itu, sebab kaum wanita dituntut untuk berhias demi suaminya.

Adapun kaum pria maka ini perlu ditinjau dan saya bertawaqquf (abstain), kadangkala perlu perincian dalam hal ini antara pemuda yang dikhawatirkan akan menimbulkan fitnah bila ia memakai celak (sehingga dilarang) dan antara orang tua yang tidak dikhawatirkan terjadi fitnah bila memakai celak sehingga tidak perlu dilarang. Majmu' Fatawa wa Rasail al-Utsaimin 11/116

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com