SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Apa Maksud Rahmat Allah di Al-Quran? Bagaimana Bisa Memperoleh Rahmat Allah?


Ikhwan (Bekasi)
5 years ago

Pak ustad, saya mau tanya mengenai “Janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah.” maksud dari rahmat ini apa ya? Dan meliputi hal apa?

Bagaimana caranya agar saya bisa mendapat rahmat dari Allah?

Terimakasih.
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago

{} Apabila maksud Anda adalah firman Allah ta'ala di surat Yusuf ayat 87:

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ

Hai anak-anakku, Pergilah kalian, Maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".

Maka maksudnya sebagaimana yang disebutkan oleh syaikh Ibnu Baz:
Maknanya adalah larangan untuk berputus asa dari rahmat Allah, kebaikan dan kedermawanan-Nya, serta rahmat dan kebaikan-Nya kepada hamba-Nya...http://www.binbaz.org.sa/mat/20670

Dalam kesempatan lain syaikh Ibnu Baz menyebutkan amalan yang menjadi sebab turunnya rahmat Allah ta'ala. Beliau menerangkan:

Diantara sebab-sebab turunnya rahmat Allah dan pertolongan-Nya yang paling agung adalah:
1. Bertakwa kepada Allah azza wa jalla
2. Bertaubat kepada Allah dari seluruh dosa
3. Amar ma'ruf dan nahi munkar
4. Tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa.
5. Saling menasehati karena Allah
6. Saling berwasiat kebenaran dan bersabar di atasnya
7. Mengasihi orang fakir miskin, menyenangkan dan berbuat baik kepada mereka.

Sebagaimana firman Allah azza wa jalla (al-A'raf:96)

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ وَلَكِنْ كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُمْ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau Sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, Maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

Dan Allah subhanahu juga berfirman (ath-Thalaq:2-3)

{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا}

Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar

{وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ}

Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.

Allah ta'ala juga berfirman (ath-Thalaq:4)

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْرًا

Dan barang -siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.

Allah azza wa jalla berfirman (Al-A'raf:56)

إِنَّ رَحْمَةَ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنَ الْمُحْسِنِينَ

Sesungguhnya rahmat Allah Amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.

Allah subhanahu wa ta'ala berfirman (At-Taubah: 71)

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma'ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

...Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ، ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاء

Artinya :Orang-orang yang yang biasa mengasihi akan dikasihi oleh Allah. Sayangilah oleh kalian semua yang ada di bumi, agar kalian disayangi oleh apa yang di langit. HR. Tirmidzi no.1924 dan yang yang lainnya. Dishahihkan oleh al-Albani. Majmu' Fatawa Ibnu Baz 13/71-72

{} Apabila maksud Anda adalah firman Allah ta'ala di surat az-Zumar; 53

قُلْ يا عِبادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلى أَنْفُسِهِمْ لاَ تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعاً إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Maka berikut ini keterangan sebagian penulis tafsir rahmat dan cara memperolehnya:
1. Asy-Syirozi
Janganlah kalian berputus asa dari ampunan dan dari kemurahan-Nya. Anwar at-Tanzil wa Asrar at-Ta'wil 5/46

2. Abu Bakr al-Jazairi
Janganlah kalian berputus asa dari ampunan Allah untuk kalian dan dari memasuki surga-Nya. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa yakni syirik dan kefasikan bila pelakunya bertaubat sungguh-sungguh. Aisar at-Tafasir 4/500

3. Al-Maraghi
Sesudah Allah ta'ala mengancam orang-orang kafir sebelumnya Allah melanjutkan dengan menyebut rahmat dan kemurahan-Nya kepada hamba-hambanya yang beriman dengan mengampuni dosa-dosa mereka bila mereka bertaubat dan kembali kepada-Nya serta mengikhlaskan amalan demi Dia. Tafsir al-Maraghi 24/21

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com