SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bekerja di Showroom


Akhwat (ungaran)
6 years ago

assalamualaikum ustadz, apakah hukumnya seseorang yang bekerja sebagai admin di perusahaan mobil yang salah satu pemasukan uangnya melalui penjualan mobil dengan dua harga (kredit dan tunai) yang berarti adalah riba tetapi masih ada pemasukan uang selain riba.
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Apabila maksud Anda dengan penjualan dua harga adalah: penjual memberikan dua opsi (kontan atau kredit) kepada calon pembeli dengan ketentuan bahwa harga kredit lebih mahal dibanding harga kontan, kemudian calon pembeli memutuskan untuk memilih satu opsi dan selanjutnya melakukan akad maka menurut pendapat yang kuat ini tidak termasuk muamalah yang dilarang. Ada pertanyaan yang ditujukan kepada Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi:
Misalnya ada seorang laki-laki ingin menikah namun tidak punya biaya yang cukup untuk membayar mahar. Lalu, dia menemui seorang pemilik toko yang memberikan penawaran, "Saya jual mobil merk Datsun dengan harga tujuh belas ribu riyal secara kredit, yang harus Anda lunasi pada akhir tahun." Apakah ini termasuk riba? Apakah tambahan harga ini halal atau haram ? Perlu diketahui bahwa harga mobil secara kontan adalah sepuluh ribu lima ratus riyal saja. Mobil inilah yang dijadikan kesepakatan transaksi, yang mengikat penjual dengan orang yang hendak menikah?

Mereka menjawab:
Apabila realitasnya seperti yang telah disebutkan, yaitu adanya seseorang yang membeli mobil dari orang lain (penjual) secara kredit dengan harga lebih mahal daripada kontan, untuk dijual kembali kepada orang lain--asalkan bukan penjual yang mengkreditkan mobil tersebut atau yang terkena hukum sama dengannya--, maka ini tidak tergolong riba. Bahkan, ini termasuk akad jual beli yang sah dan dibolehkan. Adapun jika dia membeli mobil dari seseorang (penjual) secara kredit untuk dijual kembali kepadanya secara kontan, dengan bayaran yang lebih murah dari harga beli (kredit yang telah mereka lakukan sebelumnya), maka itu tidak ada bedanya dengan jual beli uang dengan uang dengan ada lebihnya. Ini termasuk ke dalam riba yang telah diharamkan oleh Allah Ta'ala dan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sedangkan akad jual beli mobil seperti itu hanyalah formalitas, tujuannya adalah menipu dan bererbuat curang untuk mendapatkan riba serta memakan harta orang lain dengan cara yang tidak benar.

Demikian pula apabila pembeli mobil secara kredit itu menjual mobilnya kepada pegawai dari penjual pertama atau makelar yang menjadi perantara di antara keduanya--dan dia telah mengetahui--agar kendaraan tersebut pada akhirnya kembali kepada penjual pertama, maka ini semua termasuk penipuan dan tipu daya untuk mendapatkan riba. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 13/152 Pertanyaan Pertama dari Fatwa Nomor:1638.

Namun ada yang perlu diperhatikan oleh para sales atau pegawai showroom, diantaranya adalah mereka tidak boleh mengarahkan pembeli untuk mengambil pembiayaan ke lembaga pembiayaan/ finance yang menerapkan sistem ribawi, bila mereka tetap mengarahkan calon pembeli ke lembaga pembiayaan tersebut maka mereka telah melakukan suatu dosa dan kesalahan.

والله تعالى أعلم بالقحق
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com