SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Membaca Amin Kala Shalat Sendiri


Ikhwan (kaltim)
5 years ago

Assalamu'alaikum Ustadz,
Apakah ketika kita sholat sendiri tetap membaca amin setelah membaca surat al fatihah
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

بسم الله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه

Orang yang shalat sendirian juga disyariatkan untuk mengucapkan amin setelah ia selesai mengucapkan wala adh-dhooliin. Ulama' yang duduk di Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya:
Apa hukum mengucapkan "aamiin" setelah imam mengucapkan "wa la-dhaalliin" - (dan bukan pula jalan mereka yang sesat)

Mereka menjawab:
Hukum mengucapkan 'aamiin' setelah imam mengucapkan "wa la-dhaalliin" - dan bukan (pula jalan mereka yang sesat) adalah sunnah bagi imam, makmum, dan orang yang shalat sendirian. Ini diriwayatkan dari Ibnu Umar dan Ibnu az-Zubair. Itu juga pendapat ats-Tsauri, `Atha', asy-Syafi`i, Yahya bin Yahya, Ishaq, Abu Khaitsamah, Ibnu Abi Syaibah, dan Sulaiman bin Dawud al-Mahri serta ulama mazhab Hanafi (ashhab ar-ra'yi). Dalil masalah ini adalah hadis riwayat Abu Hurairah radhiyallahu `anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,

إِذَا أَمَّنَ الإِمَامُ فَأَمِّنُوا فَإِنَّهُ مَنْ وَافَقَ تَأْمِيْنُهُ تَأْمِيْنَ المَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Jika imam mengucapkan amin, maka ucapkanlah amin, karena sesungguhnya orang yang ucapan aminnya berbarengan dengan ucapan amin para malaikat, maka dosanya yang lalu akan diampuni (Muttafaq `Alaih)

Dan telah diriwayatkan oleh Wail bin Hijr:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَالَ: وَلَا الضَّالِيْنَ قَالَ: آمِيْن، وَرَفَعَ بِهَا صَوْتَهُ

Bahwa Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam mengucapkan "wa la-dhaalliin" - (dan bukan pula jalan mereka yang sesat) beliau mengucapkan, "aamiin," dan dia mengeraskan suaranya. Diriwayatkan oleh Abu Dawud, diriwayatkan juga oleh Tirmidzi dan ia berkata:

وَمَدَّ بِهَا صَوْتَهُ

dan beliau memanjangkan suaranya. dan dia berkata tentang hadis itu, "Hadis hasan".

Dan diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah radhiyallahu `anhu bahwa Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam bersabda,

إِذَا قَالَ الإِمَامُ: وَلَا الضَّالِّيْن، فَقُوْلُوا: آمِيْن، فَإِنَّ المَلاَئِكَةَ تَقُوْلُ: آمِيْن، وَالإِمَامُ يَقُوْلُ: آمِيْن، فَمَنْ وَافَقَ تَأْمِيْنُهُ تَأْمِيْنَ المَلاَئِكَةِ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Jika imam membaca "wa-ladl-dlaaliin" maka ucapkanlah, "aamiin". Sesungguhnya malaikat mengucapkan aamiin dan imam mengucapkan aamiin. Barangsiapa yang ucapan aminnya berbarengan dengan ucapan amin para malaikat, maka dosanya yang lalu akan diampuni".


Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `Ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 6/424-426. pertanyaan pertama dari fatwa no.2709
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com