SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Buku Tafsir Surah al-Fatihah Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad.


Ikhwan (Pondok Gede Bekasi Jawa Barat)
5 years ago

Assalamuaikum Warrohmatullohi Wabbarokatuh..
Ustadz ana ingin menanyakan apakah sumber buku Tafsir Surah Al-Fatihah Hazrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad ini shohih.
Syukron jazakalloh khoiron katsiro
Redaksi salamdakwah.com
5 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad adalah seorang Ulama' agama Ahmadiyah. Penganut Ahmadiyah menganggapnya sebagai khalifah kedua untuk imam mahdi mereak.

Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya tentang kelompok ini:
Telah datang suatu pertanyaan ke Lajnah Daimah yang berbunyi : “Apa hukum agama baru dan pengikutnya; yaitu yang disebut Ahmadiyah…?”

Mereka menjawab:
“Telah terbit keputusan dari Peme­rintah Pakistan terkait kelompok ini, Keputusan itu menrangkan bahwa kelompok Ahmadiyah ini telah keluar dari Islam, demikian juga telah muncul keputusan dari Robithoh Alam Islami Makkah Mu­karomah bahwa Ahmadiyah telah keluar dari Islam, sebagaimana di dalam Muktamar Organisasi-orga­nisasi Islam yang diadakan di Robithoh tahun 1394 H, dan telah disebarluaskan sebuah risalah yang menjelaskan pokok-pokok kelompok Ahmadiyah ini, bagaimana dan kapan perkembangannya, serta hal lainnya yang menerangkan hakikatnya.
Kesimpulannya bahwa Ahmadiyah adalah sebuah kelompok yang mengklaim bahwa Mirza Ghulam Ahmad al-Hindi adalah seorang nabi yang mendapatkan wahyu dari Allah Ta’ala dan bahwasanya tidak sah keislaman setiap orang hingga beriman kepada kenabian Mirza Ghulam Ahmad, padahal dia dilahirkan pada abad ke­ 13, Allah Ta’ala telah mengabarkan di dalam al-Qur’anul Karim bahwa Nabi kita Muhammad Shallallahu ‘alihi wa sallam, adalah penu­tup para nabi, dan para ulama telah sepakat atas hal itu. Barang siapa yang mengklaim bahwa ada Nabi yang datang sesudah beliau Shallallahu ‘alihi wa sallam yang mendapat wahyu dari Allah Ta’ala maka dia telah kafir karena dia telah mendustakan Kitabullah, mendustakan hadits-hadits yang shahih dari Rasulullah Shallallahu ‘alihi wa sallam, yang menunjukkan bahwa beliau adalah penutup para nabi, dan menye­lisihi ijma’ umat Islam,” (Fatwa Lajnah Daimah 2/312-313; pertanyaan ketiga dari fatwa no. 1615)

Dengan demikian, seharusnya kita tidak menjadikan buku-buku mereka sebagai sumber mencari ilmu karena kekhawatiran adanya syubhat yang akan merasuki diri kita tanpa kita sadari.

والله تعلى أعم بالحق والصواب
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com