SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kaligrafi Allah, Muhammad dan Al-Quran


Ikhwan (Pinrang sul sel)
6 years ago

ASSALAMU ALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATU apa hukumnya tulisan qaligrafi ALLAH DAN MUHAMMAD DAN TULISAN ALQURAN DIDINDING MESJID NABAWI MADINA DAN DIKABAH MEKAH
JAZAKULLAH KHAIRAN
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Menulis kaligrafi Allah, Muhammad dan ayat-ayat al-Qur'an kemudian menggantungkannya di dinding atau yang lainnya adalah perbuatan yang tidak diajarkan oleh Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan Khulafaurrasyidin.

Berikut ini keterangan Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa: Al-Lajnah telah melihat ‘Al-Alaqat (Papan)’ mereka mendapati gambar ka’bah, gambar lelaki dan perempuan di tempat thowaf. Di papan kedua ada bismillah, surat Al-Fatihah, doa, lafadz jallah, nama Muhammah sallallahu’alaihi wa sallam, nama-nama Khulafaurrosyidin radhiallahu’anhum disamping lafadz Jalalah dan gambar Masjid Al-Aqsho.

Sebagai bentuk realisasikan dari yang sebelumnya, maka tidak diperkenankan membuat papan-papan ini tidak diperbolehkan juga digantungkan di rumah, sekolah, tempat perkumpulan, toko dan semisalnya sebagai hiasan atau untuk diambil barokah (sebagai salah satu contoh)

a. Karena di dalamnya terdapat penyimpangan dalam Al-Qur’an dari tujuan penurunannya. Al-Qur'an diturunkan sebagai hidayah, peringatan yang bagus, untuk ibadah (dengan cara membacanya atau semisal itu).

b. Karena penyelisihan apa yang dibawa oleh Nabi sallallahu’alaihi wa sallam dan para khulafaur rosyidin radhiallahu’anhum. Karena mereka semua tidak pernah melakukannya.

c. Dan sebagai penutup agar tidak terjerumus ke dalam kesyirikan. Serta menghapus berbagai sarana mantra dan jampi-jampi meski itu dari Al-Qur’an. Karena keumuman hadits larangan akan hal itu. Tidak diragukan lagi bahwa menggantungkan papan-papan ini atau semisalnya bisa mengarahkan menjadikannya mantra untuk menjaga dari apa yang digantungkan. Sebagaiamana telah ditunjukkan pengalaman dan realitas manusia.

d. Karena hal itu menjadikan ayat dan surat Al-Qur’an dihinakan dan dijelekkan ketika pindah dari satu rumah ke rumah lainnya, dimana (papan) itu dilemparkan dengan perabotan rumah yang menumpuk dengan berbagai macam bentuknya. Begitu juga ketika dibuang, sehingga papan yang ada tulisan al-Qur'an ini disingkirkan padahal ada yang layak dan ada yang tidak layak diperlakukan demikian.’ (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 4/48-49)

Berikut terjemahan bebas dari fatwa syaikh Utsaimin mengenai kaligrafi:
Termasuk mengagungkan kitab Allah adalah tidak bermain-main dengan penulisan Al-Qur’an (seperti yang dilakukan oleh para ahli tulisan)seperti membentuk bordiran, pewarnaan tertentu, bentuk istana-istana, menara atau masjid. Dan lebih jelek dari itu jika mereka membentuknya seperti gambar manusia, mereka membentuk firman Allah ta’ala (al-Hajj:77):

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, ruku'lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.

Seperti gambar orang Ruku’ atau Sujud, subhanallah main-main apa ini yang dilakukan terhadap kitab Allah ta’ala ?!
Perendahan macam apa ini yang dilakukan terhadap kitab Allah ta’ala ?! dengan menjadikan kitab Allah ta’ala seperti ukiran-ukiran yang kalian letakkan di dinding kalian atau yang lainnya sebagai bentuk hiasan...http://www.ibnothaimeen.com/all/khotab/article_107.shtml

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com