SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Kapan Mulai Menggerakkan Jari


Ikhwan
6 years ago

apakah ketika tasyahud kita menggerakan jari dimulai dari awal bacaan attahiyat..
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago

Masalah menggerakkan telunjuk kala tasyahhud adalah masalah yang diperselisihkan oleh Ulama' sejak dahulu, ada yang berpendapat bahwa yang benar adalah tidak menggerakkan telunjuk kala tasyahhud mengingat menyendirinya salah seorang periwayat yang menyebutkan lafadz menggerakkan, sedangkan rawi-rawi lain tidak menyebutkan kata menggerakkan. Mereka juga berdalil adanya lafadz dalam riwayat tasyahhud Nabi yang menyebutkan bahwa Beliau tidak menggerakkannya. dst

Ada Ulama' lain yang menshahihkan lafadz menggerakkan telunjuk dan mendhaifkan riwayat yang menyebutkan bahwa Beliau tidak menggerakkan telunjuk sehingga Ulama' tersebut meyakini hukum disyariatkannya menggerakkan telunjuk kala tasyahhud.

Ulama'-Ulama' yang berpendapat disyariatkannya menggerakkan telunjuk kala tasyahhud pun saling berbeda pendapat kapan disyariatkan menggerakkan telunjuk, diantara pendapat itu ada yang berpendapat disyariatkan menggerakkan dari awal tasyahhud hingga akhir, ada pula yang berpendapat disyariatkan menggerakkan telunjuk saat melewati bacaan tasyahhud yang bermakna do'a dan ada juga pendapat lainnya.

Setelah kami coba merujuk kembali ke perkataan Ulama' dalam masalah menggerakkan telunjuk kala tasyahhud dan dalil-dalil mereka kami condong ke pendapat Ulama' yang menyebutkan disyariatkannya menggerakkan telunjuk dari awal tasyahhud hingga akhir nya mengingat itulah dhahir dari hadits shahih dalam masalah ini. wallahu ta'ala a'lam.

Syaikh al-Albani menerangkan:
Dhohir hadits wail yang tadi menunjukkan terus menerusnya menggerakkan jari hingga akhir tasyahhud tanpa batasan atau sifat tertentu. Ath-Thahawi telah mengisyaratkan hal yang demikian di kitab Syarh al-Ma'ani 1/153. Tamam al-Minnah 223

Maksud syaikh al-Albani adalah riwayat:

ثُمَّ رَفَعَ إِصْبَعَهُ فَرَأَيْتُهُ يُحَرِّكُهَا يَدْعُو بِهَ

Kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat jari beliau,kemudian aku melihat beliau menggerakkannya, seraya berdoa dengannya.” HR. Ahmad 31/160 dan an-Nasai no.889.

Dalam kitab Beliau yang lain syaikh al-Albani menerangkan:
Menggerakkan jarinya seraya berdo'a dengannya dari awal tasyahhud hingga akhir tasyahhud. Talkhis Sifat Shalat an-Nabi shallallahu alaihi wa sallam 25

Apapun itu, masalah ini adalah salah satu masalah ijtihadiyah yang memang ada keleluasaan di dalamnya. Tidak layak bagi kita menjadikan perbedaan pendapat Ulama' dalam masalah ini menjadi sumber perpecahan Ummat Islam. Semoga Allah ta'ala merahmati para Ulama' yang telah menghabiskan hidup mereka dalam rangka beribadah kepada Allah ta'ala melalui Ijtihad dan penyebaran Ilmu kepada kita semua.

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com