SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mengobati Syirik Khafi dan Iri Hati


Akhwat (Jakarta)
6 years ago

Assalamualaikum Ust,
Saya punya kakak kandung yang kaya raya, rumahnya megah bagai istana, dibandingin dengan rumah saya sungguh bagai bumi dengan langit, lebih mewah garasi mobilnya dari pada kamar tidur saya. Ini sebenarnya adalah penyakit hati, saya kadang ingin menangis jika bertandang kerumahnya dan ingat kondisi saya, ust, saya tidak ingin ada rasa iri , saya ingin agar hati saya bisa membuang jauh2 hal ini, mohon nasehatnya ustad ? syukron jazakumullah khoiront khasitron.
Redaksi salamdakwah.com
6 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله و بركاته

Berikut ini ada pertanyaan yang ditujukan kepada Komite Tetap riset Ilmiah dan Fatwa terkait kerasnya hati, syirik khafi dan iri hati:
Pertanyaan: Terkadang saya merasa hati saya keras, dan kadang saya merasa terkena penyakit sejenis syirik khafi (samar) atau merasa iri kepada orang-orang tertentu, apakah obatnya?

Saya sendiri secara khusus telah memperbanyak doa Rasulullah Shallallahu `Alaihi wa Sallam,

اللهُمَّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ

"Ya Allah saya berlindung kepada-Mu dari menyekutukan-Mu sedangkan aku mengetahui itu dan aku memohon pengampunan-Mu dari apa yang tidak aku ketahui,"

Dan saya juga memperbanyak doa untuk orang-orang yang saya iri kepada mereka dengan harapan itu menghapus dosa saya kepada mereka. Apakah ada obat lain yang bisa menyembuhkan saya dari penyakit berbahaya ini?

Mereka menjawab:
Seyogyanya Anda memperbanyak dzikir kepada Allah Ta`ala, membaca Alquran, mengerjakan amalan-amalan sunnah sesuai dengan kemampuan dan hadir dalam majlis para ulama serta orang-orang sholeh, dengan disertai keikhlasan beramal karena Allah Jalla wa `Ala, menjauhi melaksanakan ibadah dengan cara yang diperkirakan menimbulkan riya'.

Dan selayaknya ia menyingkirkannya -jika muncul gejala riya'- dengan cara hanya mengharapkan ridha Allah serta kebahagiaan di akhirat.

Penyakit iri hati dapat diatasi dengan:

1. Keyakinan bahwa semua nikmat merupakan pemberian dari Allah Jalla wa `Ala dan Dialah yang membagikannya kepada hamba-hamba-Nya, Allah Ta`ala berfirman (az-Zukhruf:32)

نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَتُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ}

Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain beberapa derajat, agar sebahagian mereka dapat mempergunakan sebahagian yang lain. Dan rahmat Rabbmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.

2. Mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri, sesuai sabda Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam,

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيْهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ

"Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri,"

3. Menyibukkan dirinya -untuk menghindari iri dan hasad- dengan ucapan-ucapan baik dan amal-amal sholeh yang bermanfaat.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam. Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 1/275-276 fatwa no.11308

PERTANYAAN TERKAIT

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com