SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Valentine Day


Ikhwan (Kalimantan)
7 years ago

Assalamuaikum Wrb Wb
Ustdz saya mau tanya tentang valentine day, apakah ada pada zaman Nabi Rassullah SAW dan sejarah sejarah tentang valentine day ?
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Pada zaman Nabi shallallahu alaihi wa sallam tidak ada perayaan valentine's day seperti sekarang, Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa pernah ditanya:

Pertanyaan: Setiap tahun pada tanggal 14 Februari sebagian orang merayakan hari cinta kasih "Valentine Day". Mereka saling berbagi bunga merah, memakai baju warna merah, dan mengucapkan selamat. Beberapa toko kue menyediakan berbagai jenis kue warna merah yang di atasnya diberi gambar hati. Dan beberapa toko lagi memasang iklan promo produk khusus Valentine Day. Bagaimana pendapat Anda sekalian:

Pertama, tentang perayaan hari itu (Valentine Day.pent).
Kedua, hukum membeli barang di toko-toko tersebut saat hari itu.
Ketiga, hukum jual beli pemilik toko yang tidak ikut merayakan tapi menjual paket hadiah kepada mereka yang merayakan Valentine Day.

Semoga Allah memberi balasan terbaik kepada Anda sekalian.

Jawaban: Dalil-dalil sharih (yang jelas) dari Alquran dan Sunah menunjukkan -dan atas dasar itu maka ulama salaf umat ini sepakat- bahwa hari raya dalam Islam hanya dua, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Perayaan selain dua hari raya ini, baik berhubungan dengan seseorang, golongan, peristiwa atau momen-momen tertentu lainnya adalah perayaan yang diada-adakan (bidah.pent). Pemeluk agama Islam tidak boleh mengadakan, ikut mendukung, turut bergembira atau memberikan bantuan, karena itu termasuk melanggar ketentuan Allah. Barangsiapa melanggar ketentuan Allah maka ia telah berbuat aniaya kepada diri sendiri. Terlebih lagi jika perayaan baru ini merupakan perayaan orang kafir, maka dosanya bertumpuk-tumpuk, karena dalam hal ini terdapat sikap mengikuti trend mereka dan menunjukkan kesetiaan kepada mereka. Padahal dalam Alquran Allah Subhanahu wa Ta'ala melarang orang-orang mukmin meniru dan setia kepada mereka, dan telah diriwayatkan dari Nabi Shallallahu `Alaihi wa Sallam bahwasanya beliau bersabda:

مَنْ تَشَبهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُم

"Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka."

Valentine Day termasuk kategori ini, karena ini terhitung sebagai salah satu perayaan umat Kristiani penyembah berhala. Karena itu seorang Muslim (yang beriman kepada Allah dan hari akhir) tidak boleh mengadakan, mendukung atau memberi selamat Valentine Day, bahkan wajib meninggalkan dan menjauhinya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dan agar dijauhkan dari sebab-sebab kemurkaan dan siksa Allah. Seorang Muslim juga dilarang turut andil dalam perayaan ini atau perayaan-perayaan yang haram lainnya, baik dengan makan, minum, jual, beli, memproduksi, hadiah, korespondensi, iklan promo dan lain-lain, karena kesemua hal ini masuk kategori saling bantu membantu dalam melakukan dosa, pelanggaran dan kemaksiatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Allah Jalla wa 'Ala berfirman,

{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

Kewajiban seorang Muslim untuk berpegang teguh kepada Alquran dan Sunah dalam segala kondisi terutama pada waktu merajalela kekacauan dan kerusakan. Ia harus bertindak cerdas dan waspada agar tidak terjatuh dalam kesesatan kaum yang dimurkai (Yahudi), kaum yang tersesat (Kristen) dan orang-orang fasik yang tidak percaya akan kebesaran Allah dan tidak menaruh hormat kepada Islam. Seorang muslim sepatutnya mencari perlindungan kepada Allah Ta'ala dengan meminta petunjuk dan keteguhan, karena tiada pemberi petunjuk kecuali Allah, dan tiada peneguh kecuali Dia yang Maha Suci.

Wabillahittaufiq, wa Shallallahu `ala Nabiyyina Muhammad wa Alihi wa Shahbihi wa Sallam.
Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 2/262-264 no. 21203

Terkait sejarahnya ada beberapa versi untuk asal-usul valentine, berikut ini terjemahan bebas dari situs berbahasa inggris http://www.history.com/topics/valentines-day:

Versi pertama:
Pada abad ketiga masehi roma dipimpin raja Claudius II, dia berpendapat bahwa tentara bujang lebih baik dari pada tentara yang sudah berkeluarga oleh karena itu dia mengeluarkan aturan yang melarang laki-laki muda menikah supaya bisa menjadi tentara dia. pendeta Valentine yang waktu itu bertugas melihat ada ketidakadilan dalam aturan ini dan dia tidak mematuhi aturan ini serta terus menikahkan pasangan muda secara rahasia, ketika kegiatan ini diketahui oleh raja Claudius maka dia memerintahkan hukuman mati untuk valentine

Versi kedua:
Valentine adalah orang yang terbunuh karena menolong orang Kristen yang melarikan diri dari penjara Romawi yang mereka dipukul dan disiksa di situ

Versi ketiga:
Valentine adalah seorang narapidana yang jatuh cinta dengan putri penjaga penjara, gadis itu sering mengunjungi valentine saat dipenjara sebelum kematiannya, diceritakan bahwa dia menulis untuk gadis itu surat yang ditandatangani dengan tulisan “dari Valentine mu”. Ungkapan ini masih digunakan sampai sekarang

Sebagian orang percaya bahwa hari Valentine dirayakan pada pertengahan Februari untuk memperingati kematian atau penguburan valentine yang diperkirakan terjadi sekitar 270 SM

Sebagian orang mengklaim bahwa gereja Kristen memutuskan untuk merayakan hari valentine pada pertengahan Februari sebagai usaha untuk mengkristenkan perayaan festival paganism Lupercalia pada masa Romawi kuno

Apa itu festival Lupercalia?
Februari secara resmi adalah awal musim semi dan bulan ini dianggap sebagai waktu untuk pemurnian, diantara ritual yang dilakukan saat itu adalah membersihkan rumah kemudian menyebarkan garam dan sejenis gandum yang dinamakan spelt ke interior rumah tersebut.
Lupercalia dimulai dimulai pada pertengahan februari, tanggal 15 februari diadakan festival yang dipersembahkan kepada Faunus, dewa pertanian Romawi.

والله تعالى أعلم بالحق والصواب
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com