SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

jual beli kredit


Ikhwan
8 years ago

Assalamu'alaikum..
1.Bagaimana islam mengatur tentang jual beli kredit?
2.Bagaimana makna dari hadist (mohon di koreksi) tentang larangan jual beli dengan dua harga?

Syukron
Jazakallahu khoir.
Redaksi SalamDakwah
8 years ago

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Jual beli kredit (yang rajih) hukumnya boleh dengan syarat-syarat tertentu, seperti:
- Sebelum disahkan akad jual beli, kedua pihak sudah memilih salah satu, apakah kontan atau kredit, ketika sudah dipilih baru aqad dibangun diatas pilihan tersebut.
Kalau belum ada pilihan terhadap satu cara(cash/kredit)kemudian akad sudah ditetapkan atas dasar pembeli boleh memilih salah satu setelah itu maka ini masuk dalam larangan Rasulullah shallallahu alaih wa sallam:

"من باع بيعتين في بيعة، فله أوكسهما أو الربا"أخرجه أبو داود رقم 3461.حسنه الألباني
Barang siapa yang menjual dua penjualan dalam satu penjualan maka ia hanya dibenarkan mengambil harga yang paling kecil, kalau tidak, maka ia telah terjatuh ke dalam riba.”

- Barang yang dijual adalah barang yang boleh diperjual-belikan
- Barang yang dijual adalah milik penjual itu sendiri atau dia sebagai wakil dari pemilik
- Setoran kredit dan waktunya harus jelas, seperti dalam kisah Barirah

عن عائشة، قالت: جاءتني بريرة فقالت: كاتبت أهلي على تسع أواق في كل عام، أوقية، فأعينيني، أخرجه البخاري 2729رقم و مسلم رقم 1504

Aisyah radhiyaallahu anha berkata:"Bariroh (seorang budak wanita.pen) datang kepadaku dan berkata, "Aku telah membeli diriku (mukaatabah.pen) dengan harga Sembilan uqiyah, dan setiap tahun aku membayar satu uqiyah (40 dirham.pen), maka bantulah aku”
Lih. http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=1084
- Ketika terjadi penunggakan/kredit macet tidak boleh ada denda atas pembeli atau penarikan barang kembali



Adapun hadits yang menerangkan tidak boleh dua penjualan dalam satu penjualan maksudnya adalah jika pembeli tidak menentukan pilihan antara cash/kredit saat aqad terjadi dan dia memiliki hak untuk memilih seenaknya setelah itu.

Mengenai dalil dan fatwa bolehnya kredit anda bisa klik link http://islamqa.info/ar/ref/13973 Dan buka Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah juz.13 hal.161

Wallahu a’lam
© 2020 - Www.SalamDakwah.Com