SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Mensholatkan Pelaku Maksiat (Minum Khamr/Bunuh Diri)


Ikhwan
7 years ago

assalamualaikum ustadz,

ana mau tanya "Adakah dalilnya/hadits mengenai menyolatkan orang yang meninggal dalam keadaan maksiat dan boleh/tidak kita ikut menyolatkan orang tersebut (yg berbuat maksiat) meskipun ia muslim? jazakumullah khairan ustadz
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Menshalati jenazah seorang muslim hukumnya fardhu kifayah, dan ahli maksiat selama tidak melakukan hal-hal yang menjadikannya kafir maka ia tetaplah dishalati, ِAkan tetapi bila mayit tersebut melakukan dosa-dosa tertentu bisa jadi ia tidak dishalati oleh pemimpin kaum muslimin sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat tentang buruknya perbuatan tersebut. Dalam riwayat Jabir bin Samurah disebutkan:


أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِرَجُلٍ قَتَلَ نَفْسَهُ بِمَشَاقِصَ، فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْهِ


Pernah didatangkan kepada beliau shallallahu 'alaihi wasallam jenazah seorang laki-laki yang bunuh diri dengan anak panah yang bermata lebar. Tetapi jenazah tersebut tidak dishalatkan oleh Beliau. HR. Muslim no.978

Setelah membawakan hadits di atas Imam An-Nawawi menulis: Mayoritas ulama' berpendapat bahwa ia dishalatkan dan mereka membantah isi hadits ini bahwa hanya Nabi shallallahu alaihi wa sallam yang tidak menshalatinya sebagai bentuk peringatan untuk orang-orang dari perbuatan seperti itu dan para sahabat menshalatinya. Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hajjaj 7/47

Ibnu Taimiyah menerangkan:
Dan adapun orang yang menampakkan kefasiqan padahal ia beriman seperti pelaku dosa besar maka mereka wajib dishalati oleh sebagian kaum muslimin, dan barang siapa menahan diri untuk menshalati salah seorang mereka sebagai bentuk peringatan terhadap perbuatan demikian bagi orang yang seperti mereka, sebagaimana Nabi shallallahu alaihi wa sallam menahan diri dari menshalati orang yang bunuh diri dan orang yang menyembunyikan harta rampasan dan orang yang memiliki hutang dan tidak membayarnya, serta sebagaimana banyak salaf menahan diri dari menshalati ahli bid'ah maka perbuatan mengikuti sunnah ini baik. Al-Fatawa Al-Kubro 3/18


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com