SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hutang Dari Bank Apakah Wajib Dizakati?Bagimana Bila Dipakai Untuk Berjualan Apakah Toko Wajib Dizakati?Apakah Mobil Pengangkut Wajib Dizakati?


Ikhwan (lombok)
7 years ago

السلام عليكم و رحمة الله و بركانه
Pak أُسْتَاذُ mhn ihlasnya di jelaskan, ana mau nanyak mengenai zakat harta, masalahnya sperti ini:
Misal kita punya harta yg asal harta tsbut hasil utang dari salah satu bank syari'ah di indonesia, dan dari hutang tsb kita beli toko, tanag, mobil utk berdagang, pertanyaanya;
1. Apakah wajib zakat hutang tsb jika sudah cukup haul dan nisabnya..?
2. Apakah toko dan tanah tsb juga kita harus hitung nilainya utk di zakatkan?
3. Apakah mobil yg kita pake utk mengangkut barang dagangan juga di zakatkan?
Demikan smoga اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ pak أُسْتَاذُ berkenan menjawab dg rinci, atas jawabannya kami haturkan banyak terimakasih.
جزاك الله خيرا
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Semoga hutang tersebut bebas dari riba dan penyelisihan syariat lainnya.
1. Apabila hutang tersebut masih berupa uang, emas, perak dan barang yang diperdagangkan dan nilainya mencapai Nishab serta telah berlalu satu tahun hijriah maka wajib dizakati. Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi pernah ditanya:
Seorang miskin berhutang dari dana pengembangan properti untuk mendirikan tempat tinggal , setelah bangunan selesai dan ia tinggali ia masih memiliki uang berlebih dari hasil hutang tersebut, sesudah itu ia membelanjakan uang berlebih itu untuk berdagang, kemudian ia melunasi cicilan bank dari apa yang ada dari dana tersebut. Apakah ia wajib berzakat di harta ini? Apakah harta ini dianggap harta miliknya atau milik negara?

Jawaban:
Harta ini milik dia, dan dihukumi seperti hartanya yang lain, dan wajib ia zakati bila telah berlalu satu tahun setelah ia terima dari bank dan ketika itu harta tersebut nilanya mencapai nishab, atau mencapai nishab bila digabungkan dengan hartanya serta keuntungannya. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 9/316 no.2654

2. Toko yang dijadikan tempat untuk berdagang dan tidak diperjual-belikan tidaklah wajib dizakati, akan tetapi bila ia juga diperdagangkan maka ia wajib dizakati bila nilainya telah mencapai nishab dan berlalu saty haul. Demikian pula dengan tanah.

3. Mobil yang dipakai untuk pribadi atau hanya untuk mengangkut barang dagangan dan tidak untuk dijual maka mobil itu tidak wajib dizakati. Komite Tetap Riset Ilmiah dan Fatwa Arab Saudi menerangkan:
Tidak wajib menzakati mobil yang dipergunakan sebagai alat transportasi perdagangan. Zakat hanya pada barang-barang yang diperdagangkan apabila telah berlalu satu haul (tahun hijriah) dan nilainya mencapai nishab. Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 8/66 no.14104

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com