SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bukankah Kita Harus Bersikap Ramah Ke Manusia, Kenapa Ada Hadits yang Memerintahkan Memepet Orang kafir?


Ikhwan (Medan)
7 years ago

Assalamualaikum.
Wahai Ustadz, mohon penjelasan tg hadist ini:

Janganlah kamu mendahulukan mengucapkan salam kepada yahudi dan nasrani, dan jika kamu bertemu mereka dijalan maka pepetlah mereka sampai kepinggir ( HR Muslim)


bukankah kita harus bersikap ramah kpd manusia tapi mngp hadist ini berfakta lain, mohon penjelasannya ustadz, apakah saya yg salah memaknai. Terima kasih
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


لَا تَبْدَءُوا الْيَهُودَ وَلَا النَّصَارَى بِالسَّلَامِ، فَإِذَا لَقِيتُمْ أَحَدَهُمْ فِي طَرِيقٍ، فَاضْطَرُّوهُ إِلَى أَضْيَقِه


"Janganlah kalian mendahului orang-orang Yahudi dan Nasrani memberi salam. Apabila kalian berpapasan dengan salah seorang di antara mereka di jalan, maka desaklah dia ke jalan yang paling sempit. HR. Muslim no.2167

Al-Munawi memberi sedikit penjelas untuk hadits di atas dengan ucapannya:
Desaklah ia ke jalan yang paling sempit, tapi jangan sampai ia terjerumus ke jurang dan jangan mendorongnya ke arah dinding. Maksudnya jangan beri ia tengah jalan sebagai bentuk pemuliaan dan penghormatan. Susunan ini sesuai dengan yang pertama dilihat dari sisi makna dan korelasi. Maknanya bukanlah seperti apa yang dikatakan oelh Al-Qurtubi: Bila kita bertemu mereka di salah satu jalan kita desak mereka ke tepi jalan sehingga mereka tertekan,(Makna ini tidak tepat) karena ini menyakiti seseorang tanpa sebab. Faidh Al-Qadir 6/38

Komite Tetap Untuk Fatwa dan Riset Ilmiah mengatakan:
Perkataan global untuk masalah ini ialah: Apa yang termasuk melakukan perbuatan baik dan membalas kebaikan dengan kebaikan akan kita lakukan terhadap mereka (orang non-Muslim.pen) untuk menarik hati mereka, dan hendaknya tangan kaum muslimin yang berada di atas (menjadi yang berjasa.pen).
Dan apa (perbuatan.pen)yang menunjukkan kejayaan diri, kemualiaan dan ketinggian (orang kafir.pen) maka kita tidak bermuamalah dengan mereka (dengan perbuatan tersebut.pen) seperti memulai memberi salam kepada mereka dan memberi mereka keleleuasaan untuk berjalan di tenggah jalan sebagai bentuk penghormatan, karena mereka tidak berhak untuk memperolehnya, disebabkan kekufuran mereka, Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 20/138

Hukum asalnya berbuat ramah kepada sesama manusia dan memuliakan mereka adalah perbuatan baik, akan tetapi hukum ini tidaklah berlaku mutlak dalam bersikap kepada semua manusia dan dalam semua keadaan. Isi hadits ini menjadi bentuk pengecualian dari hukum di atas.

Perlu diketahui bahwa tidak layak bagi seorang mu’min yang mengetahui shahihnya hadits menolak isinya disebabkan kaidah umum yang ia pahami.


وبالله التوفيق

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com