SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Bingung Memilih Antara Akhwat Yang Sudah Ngaji Tapi Menunggu dan Akhwat Yang Belum Ngaji Yang Sudah Siap


Ikhwan (balikpapan)
7 years ago

Assalamualaikum warrohmatullah

saya Fulan usia 26 tahun
ustadz ana mau menanyakan langkah manakah yang harus saya ambil dalam memilih seorang akhwat :

yang pertama saya pernah bertemu seorang akhwat berma'had salaf di balikpapan ketika saya sudah kenal dia dan mengajaknya untuk menikah ternyata dia masih belum siap. ( menunggu 1-2 tahun lagi)
sedangkan di daerah asal saya surabaya saya di carikan oleh saudara saya seorang akhwat juga tapi masih berpemahaman non salaf. dan dia insya allah mau menikah dengan saya

yang jadi persoalan adalah saya masih baru kenal dakwah salaf saya takut apabila saya menikah dengan akhwat yang di surabaya saya malah belum bisa membimbingnya....???

mohom saran dan jawabannya ???


langkah
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam telah menyeru para pemuda yang sudah memiliki kemampuan untuk segera menikah, Beliau bersabda:


يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ


'Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan, maka hendaklah ia menikah, dan barangsiapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa karena hal itu akan lebih bisa meredakan gejolaknya.'HR. Bukhari no.5065 dan Muslim no.1400

Pernikahan di zaman yang penuh dengan fitnah syahwat seperti sekarang ini adalah sangat penting untuk menahan pemuda-pemudi supaya tidak terjerumus ke dalam lingkaran setan yang dipenuhi dengan syahwat. Syaikh Ibnu Baz pernah mengatakan: Yang wajib adalah bersegera menikah, tidak selayaknya seorang pemuda mengakhirkan pernikahan dengan alasan study, begitu pula seorang gadis, tidak selayaknya ia mengakhirkan pernikahan demi study, pernikahan tidak menghalangi itu sedikitpun, seorang pemuda bisa menikah ( dan dengan begitu ia menjaga agama, akhlaq dan menundukkan pandangannya). Bersamaan dengan itu ia tetap bisa melanjutkan studynya. Begitu pula seorang gadis jika Allah memudahkan datangnya orang sekufu' (yang ingin menikahinya.pen). Selayaknya ia bersegera menikah meski sedang belajar di tingkat sekolah menengah atas atau sekolah tinggi, itu semua (dalam keadaan belajar.pen) tidak menghalangi.

Yang wajib adalah ia (gadis.pen) bersegera dan setuju menikah jika ada laki-laki sepadan yang melamar, dan study tidaklah menghalangi pernikahan. Seandainya sebagian study terputus (karena pernikahan.pen) maka itu tidak apa, yang penting ia mempelajari apa yang bisa mengantarnya ke pengetahuan ilmu agama. Adapun ilmu lainnya, maka itu sekedar untuk kemanfaatan biasa.

Pernikahan memiliki maslahat yang banyak, khususnya pada zaman sekarang, dan pernikahan yang ditinggalkan akan menimbulkan bahaya untuk pemuda dan gadis. Majmu' Fatawa Ibnu Baz 20/421-422 no.181

Terkait dengan masalah yang Anda hadapi, sebenarnya ada solusi yang bisa Anda ambil di luar dua opsi yang Anda sampaikan, yaitu: Mencari akhwat shalehah lain di ma'had atau komunitas salaf lain di luar daerah Balikpapan. Kami yakin akhwat shalehah yang manhaj dan perilakunya bagus masih banyak selain yang di Balikpapan. Anda hanya perlu banyak bergaul dan menjalin komunikasi dengan ikhwan-ikhwan lain supaya info-info tentang akhwat shalehah yang siap menikah bisa Anda peroleh dengan segera.

Perbanyaklah do'a dan jangan putus asa dalam berusaha, serta bersegeralah mempersiapkan hal-hal yang diperlukan dalam pernikahan, sehingga ketika ada akhwat yang siap dan cocok dengan Anda, Anda tidak kelabakan dalam memproses pernikahan yang Anda idam-idamkan. Semoga Allah ta'ala mempermudah jalan Anda untuk mewujudkan cita-cita Anda memperoleh wanita yang baik dan shalehah.


وبالله التوفيق

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com