SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Rekreasi dgn Memancing


Ikhwan
7 years ago

Assalamu'alaikum. Ustadz Bagaimana hukumnya membuang buang waktu dgn memancing ikan, dan karna tempatnya jauh lalu dianggap shafar sehingga menjamak dan men-qosor sholat, syukron atas jawabanya jazakumullah khayran
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Membuang-buang waktu dan menghabiskan umur dalam hal yang tidak bermanfaat (selain yang diharamkan) adalah tercela. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


لَا تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ القِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَ فَعَلَ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَ أَنْفَقَهُ، وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَ أَبْلَاهُ


"Kedua telapak kaki seorang hamba tidak akan bergeser pada hari kiamat sampai ditanya tentang umurnya untuk apa dia habiskan, tentang ilmunya untuk apa dia amalkan, tentang hartanya dari mana dia peroleh dan kemana dia infakkan dan tentang tubuhnya untuk apa dia gunakan."HR. Tirmidzi 4/612 no.2417

Secara umum, seseorang yang melakukan safar yang disyariatkan dan mubah (seperti safar untuk rekreasi yang tidak mengandung kemaksiatan) diperbolehkan untuk melaksanakan jama' dan qashar. Syaikh Ibnu Baz pernah ditanya:
Pertanyaan:
Kami termasuk penduduk Mekkah Al-Mukarrohmah, kami melakukan rekreasi ke tempat yang jaraknya sekitar 100 kilo dari Mekkah, dan datanglah waktu shalat, maka apakah boleh kami untuk mengqashar dan menjama' shalat, ataukah kami hanya dibolehkan untuk mengqashar?

Jawaban:
Jika kenyataannya seperti yang kalian sebutkan maka yang disyariatkan adalah mengqashar, adapun menjama' maka itu bergantung keinginan kalian, apabila kalian menjama' maka itu dibolehkan, apabila kalian tidak melaksanakannya maka ini lebih utama, itu jika kalian menetap (tidak selamanya.pen) dan melaksanakan shalat pada waktunya tidak menyulitkan. Itu karena Rasul shallallahu alaihi wa sallam pada Haji Wada' di Mina tidak melakukan jama' karena Beliau singgah (dan menetap meski tidak seterusnya.pen)...Akan tetapi bila musafir menjama' maka itu dibolehkan...Fatawa Nur Ala Ad-Darbi 13/29-30 no.16

Adapun bila seseorang melakukan safar dengan tujuan bermaksiat kepada Allah ta'ala maka ia tidak diperbolehkan untuk menjama' dan mengqashar. Adapun hukum memancing secara umum, maka itu tidaklah dipermasalahkan bila itu memang menjadi sumber penghasilan dan tidak melalaikan dari yang wajib, atau dalam rangka hiburan saat penat dan tidak sering dilakukan serta hasil tangkapannya dimanfaatkan dengan baik.

Adapun bila yang Anda maksud adalah membuang-buang waktu dalam kegiatan yang tidak diharamkan maka kami belum mendapati dalil dan fatwa yang khusus dalam masalah ini.


والله تعالى أعلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com