SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Para Adik Wanita Yang membuka aurat dan tidak mau shalat?


Ikhwan (Medan)
7 years ago

Asslmlkm,

Ya ustadz ana sudah kehabisan cara untuk menyuruh adik2 wanita ana shalat dan menutup aurat. Ana sudah menasehati, memaksa, marah dan tidak lupa ana berdo'a agar hati mereka dilembutkan. Ana harus bagaimana sebagai Saudara lelaki mrk ustadz?
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Perlu difahami bahwa kewajiban orang yang memiliki ilmu syariat adalah mendakwahkan apa yang ia ketahui. Ia dituntut untuk mempraktekkan dan menyampaikan ilmunya. Adapun mengenai hasil dari dakwah yang ia lakukan maka itu bukanlah sesuatu yang harus diperoleh, sebab hidayah taufiq merupakan hak prerogatif Allah ta'ala. Dalam surat Al-Qashas ayat 56 Allah ta'ala berfirman kepada:


إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ


Sesungguhnya engkau (Muhammad.pen) tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk.

Oleh karena itu kita seharusnya menerima apa yang Allah takdirkan saat ini setelah kita berusaha dengan sungguh-sungguh. Dalam masalah yang Anda sampaikan bisa disimpulkan bahwa untuk saat ini adik-adik Anda belum tergerak hatinya untuk mempraktekkan wejangan dan ilmu yang Anda sampaikan, mereka belum mendapatkan hidayah untuk mengaplikasikan arahan Anda.

Meski demikian bukan berarti kita jadi patah arang dan berputus asa dalam berdakwah. Anda seharusnya mencari metode-metode terbaik dan cocok digunakan dalam menghadapi pribadi-pribadi yang bersifat seperti adik Anda. Jadikanlah keikhlasan lillahi ta'ala sebagai titik tolak dakwah Anda, kemudian banyklah berdo'a memohon pertolongan Allah ta'ala, selanjutnya berusaha dan bertawakkal kepada Allah ta'ala.

Allah ta'ala telah menerangkan metode berdakwah di jalan-Nya. Allah ta'ala berfirman dalam surat An-Nahl ayat 125:


ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ


Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan mauidhoh hasanah dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Rabbmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.

Hikmah diantara tafsirnya adalah berkomunikasi dengan obyek dakwah sesuai dengan keadaan, pemahaman, ucapan dan ketundukannya.

Mau'idhoh hasanah: Memerintahkan sambil menyemangati, dan melarang sambil menakut-nakuti. Diantara caranya dengan menjelaskan maslahat yang terdapat dalam perintah, dan menjelaskan mudhorot yang menyertai larangan. lih. Taisir Al-Karim Ar-Rahman oleh syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di hal.452

Diantara metode yang bisa anda pakai dalam berdakwah adalah menyampaikan kebenaran tidak secara langsung kepada obyek dakwah seperti:
1. Meminta orang tua untuk menasehati dan memerintahkan adik-adik Anda agar melaksanakan shalat dan menutup aurat mereka.
2. Laksanakanlah shalat tertentu di tempat yang bisa dilihat oleh adik-adik Anda sehingga ada rasa malu yang akan muncul bila itu terus berulang.
3. Tunjukkanlah kepada mereka bahwa Anda adalah saudara yang sayang dan perduli terhadap mereka, dengan cara banyak membantu mereka dalam tugas atau pekerjaan yang mereka geluti sehingga secara otomatis akan lebih mudah bagi Anda untuk memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam benak mereka, karena mereka percaya bahwa dasar dakwah Anda adalah karena sayang kepada mereka.

Ketiga metode ini bisa digolongkan ke dalam cara berdakwah dengan cara hikmah sebagaimana yang telah disebutkan pada ayat di atas. Semoga Allah ta'ala membri taufiq kepada adik-adik Anda sehingga mereka bisa kembali ke jalan yang benar.


والله تعالى أعلم

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com