SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum memegang mushaf


Ikhwan
9 years ago

Assalamu'alaikum warohmatullahiwabarokatuh.
usatadz. saya mau tanya bagaimana hukumnya orang yang berhadast menyentuh mushaf, apakah benar pendapat dari empat imam madzhab melarang menyentuh mushaf bagi orang yang berhadast. Bagaimana dengan tafsir alquran surat Al Waqi'ah ayat 79 “Tidak boleh menyentuh Al Qur’an kecuali engkau dalam keadaan suci.” , dan sabda Nabi ‘alaihish sholaatu was salaam, “Tidak boleh menyentuh Al Qur’an kecuali engkau dalam keadaan suci. sukron jazakallah khoiron. Penanya B. Muhibun
Redaksi SalamDakwah
9 years ago

و عليكم السلام و رحمة الله و بركاته

Berikut terjemahan dari petikan fatwa syaikh Ibnu Baz:
Kebanyakan ahli ilmu berpendapat bahwa Seorang muslim tidak boleh menyentuh atau memegang Mushaf dalam kondisi dia belum berwudhu. Inilah pendapat Imam empat, para sahabat Nabi pun berfatwa seperti itu. Telah ada hadits shahih dalam masalah ini yang diriwayatkan oleh Amr Bin Hazm Radhiyaallahu anhu: bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam menulis kepada Ahli Yaman:”tidaklah boleh menyentuh Qur’an kecuali orang yang suci”
Hadits ini Jayyid dan memiliki beberapa jalan periwayatan yang saling menguatkan. Dengan ini diketahui bahwa seorang muslim tidak boleh menyentuh Mushaf kecuali dia telah suci dari Hadats kecil dan besar. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz juz.10 Hal.149)

Hadits yang dimaksud syaikh Ibnu Baz adalah tulisan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam kepada Ahli Yaman:
لا يمس القرآن إلا طاهر "أخرجه الدارقطنى في سننه رقم 439. وصححه الألباني في إرواء الغليل الجز 1 الصفحة 158

Adapun Ayat yang anda maksud
لا يَمَسُّهُ إِلا الْمُطَهَّرُونَ (الواقعة:٧٩)
tidak menyentuhnya kecuali makhluq yang disucikan.

Syaikh Utsaimin mengatakan bahwa Al-Muthohharun di ayat ini artinya Malaikat, malaikat disucikan dari kesyirikan dan maksiat. Dan maksudnya bukan orang yang suci dari Hadats. (Lih.Tafsir Al-Utsaimin Al-Hujuraat- Al-Hadid Hal.348)

Meskipun ayat ini tidak menjadi dalil pendukung untuk pelarangan menyentuh Qur’an oleh orang yang berhadats tapi telah ada hadits Shahih yang menjadi dasar pelarangan.

Wallahu a’lam
© 2021 - Www.SalamDakwah.Com