SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Hukum Celana Pensil, Apakah di Sumbangkan atau Bagaimana?


Ikhwan (ciledug)
7 years ago

Assalamua'aikum ustad. Dulu ana tdk mengerti tentang isbal dan non isbal. Terbilang hampir semua celana ana, ana kecilkan(pensil) panjang nya pun non isbal. Alhamdulillah celana seperti itu tdk ana pakai lg, mohon saran nya ustad,apa yg harus saya lakukan mengenai celana itu? Apakah harus ana sumbangkan ke org lain,atau dibiarkan saja tidak terpakai. Apa klau ana sumbangkan malah kita mendapatkan dosa? Dan bagaiman jika celana itu ana jual saja? Barakallahfiykum
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago

وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

Komite Tetap Fatwa dan Riset Ilmiah menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan masalah celana pensil:
Hukum asal busana (atau sesuatu yang dipakai.pen) adalah diperbolehkan, kecuali apa yang diperkecualikan oleh syariat secara mutlak, seperti emas dan sutera untuk laki-laki, kecuali (sutera dipakai oleh laki-laki) disebabkan kudis dan semisalnya. Celana panjang tidaklah dipakai oleh orang kafir secara khusus. akan tetapi yang dilarang adalah memakai yang sempit yang menampakkan lekak-lekuk anggota badan sampai aurat. Adapun yang longgar maka itu dibolehkan, kecuali bila tujuannya adalah untuk meniru-niru orang kafir yang mengenakannya.....Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah 24/40 no.4257

Dengan demikian, apabila itu disumbangkan atau diperjual-belikan dan dipakai oleh orang lain maka Anda telah melakukan kesalahan karena menjadi perantara orang lain untuk berbuat sesuatu yang terlarang. Apabila celana tersebut bisa dimodif ulang ke bentuk yang diperbolehkan dan tidak banyak memakan biaya maka kami sarankan Anda melakukan tindakan itu. Apabila itu tidak bisa maka Anda bisa menggunakan celana tersebut tanpa harus dikenakan di kaki, sebab, hal itu terlarang, sebagaimana yang telah disebutkan di fatwa, disamping itu juga celana sempit juga berbahaya dilihat dari sisi medis bila dikenakan.

Apabila celana tersebut lebih berguna bila dipotong-potong dan dijahit dengan yang lain maka itu juga bisa dilakukan sehingga tidak terjadi tabdzir pada celana itu.

وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

PERTANYAAN TERKAIT

© 2021 - Www.SalamDakwah.Com