SALWA RADIO - Menebar Salam, Menyebar Dakwah
Stay in touch with us:

Antara Arisan dan Ceramah Agama


Akhwat (Jakarta)
7 years ago

Assalamualaikum ustadz,

Dikantor ana setiap jumat diadakan pengajian/ceramah untuk para karyawati, dan setiap bulan juga diadakan arisan di hari jumat. Ana bermaksud untuk berhenti arisan karena arisan diadakan setiap hari jumat dan juga agak keberatan dengan besarnya uang arisan, namun teman ana mengingatkan bahwa arisan adalah untuk menjalin silaturahmi antar karyawan.
Bagaimana ana menyikapi masalah ini , mohon nasehatnya ustadz

Syukron
Redaksi salamdakwah.com
7 years ago


وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته


Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:


طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ


Menuntut ilmu diwajibkan atas setiap muslim. HR. Ibnu Majah no.224. Dishahihkan oleh Al-Albani

Ilmu yang dimaksud disini adalah bukan sembarang ilmu, akan tetapi ilmu yang wajib dipelajari oleh seorang hamba. Baidhowi berkata:
Maksud ilmu di sini adalah ilmu yang wajib dipelajari oleh seorang hamba, seperti pengetahuan tentang pencipta, ilmu tentang keesaan-Nya, kenabian Rasul-Nya, dan tata-cara shalat. Sesungguhnya mempelajari semua itu hukumnya adalah fardhu ain.
Lih. Syarh Sunan Ibnu Majah oleh imam As-Suyuthi dan lainnya hal.20

Dari sini bisa difahami bahwa ceramah agama hukumnya wajib, mengingat, kebanyakan ceramah agama yang umum biasanya berbicara tentang hal-hal yang wajib diketahui oleh kaum muslimin dari agama Islam (ini bila penceramahnya tidak mengajak kepada perkara baru dalam Islam)

Sedangkan arisan, hukum asalnya adalah mubah (bila arisan itu terbebas dari pelanggaran syariat). Sehingga perkara yang wajib seharusnya lebih diutamakan atas perkara yang mubah.

Adapun alasan dari teman Anda bahwa arisan itu untuk ajang silaturrahim karyawan maka perlu diketahui bahwa tali silaturrahim wajib disambung hanya kepada keluarga bukan ke teman dan teman kerja biasa.

Syaikh Bin Baz menjelaskan pengertian arham yang wajib disambung tali silaturrahimnya(terjemahan bebas) :
Arham adalah kerabat dari jalur ibu dan jalur bapak.bapak,ibu,kakek dan nenek adalah termasuk arham.anak-anak dan cucu laki-laki atau perempuan dari jalur putra atau putri juga arham,begitu juga saudara atau saudari dan anak-anak mereka.tidak ketinggalan saudara ayah atau ibu dan anak-anak mereka termasuk arham. Lih. Fatawa Islamiah 4/195

Dengan demikian,alasan yang disampaikan oleh teman Anda tidaklah tempat dan tidak bisa dipertanggung-jawabkan. Akhirnya bisa disimpulkan bahwa Anda lebih baik mendatangi ceramah agama islam untuk menuntut ilmu agama dari pada berpartisispasi dalam arisan seperti yang Anda gambarkan.


وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

© 2020 - Www.SalamDakwah.Com